Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Ganja Bisa Sembuhkan Corona, Benarkah?


Sains

Ganja Bisa Sembuhkan Corona, Benarkah?

by. Rangga- 31 Mar 698 Views
IMG
Foto unggahan yang mengklaim Ganja dapat membunuh Virus Corona (COVID-19).

Rayapos | Jakarta – Baru-baru masyarakat diresahkan dengan beredarnya foto capture unggahan berita tanpa sumber yang mengkailm bahwa penggunaan Ganja dapat membunuh Virus Corona, namun sapai saat ini belum ada kejelasan tentang media/lembaga mana yang memposting gambar tersebut. Selasa (31/03/2020) WIB.

Dilansir dari Reuters Gambar yang sempat menghebohkan dunia maya tersebut berupa foto unggahan berita atau artikel yang mengklaim bahwa Gulma (Ganja) dapat membunuh Virus Corona (COVID-19), tetap foto tersebut tidak menunjukan logo lembaga atau saluran berita yang valid.

Hal ini lantas menimbulkan berbagai macam reaksi dari masyarakat, banyak dari mereka menanggapi unggahan ini dengan tidak serius.


Namun ada juga yang membagikan postingan tersebut secara berantai dengan di ikuti seruan-seruan dan narasi tentang legalisasi ganja, dimana hal ini sangat berpotensi menimulkan kegaduhan di kalangan masyarakat.

Faktanya sampai saat ini belum ada satupun penelitian ataupun riset yang membuktikan bahwa konsumsi ganja bermanfaat untuk membunuh Virus Corona di dalam tubuh manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah memasukan rokok sebagai salah satu barang yang sangat berbahaya dan sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi seseorang dengan paparan wabah virus apapun, karena dapat berdampak buruk dan menimbulkan kematian.

American Lung Association menjelaskan bahwa konsumsi rokok berbahan dasar Ganja (cannabis) dapat menimbulkan kerusakan fungsi paru-paru dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia saat menghadapi paparan virus.

Pusat Penelitian Ganja sebagai obat-obatan Michael G. DeGroote juga memberikan penjelasan bahwa asap rokok berbahan dasar ganja dapat meningkatkan resiko infeksi saluran pernafasan dan gelaja Pneumonia.

"Selain cedera saluran napas, asap ganja dapat meningkatkan risiko infeksi saluran napas seperti pneumonia" ungkap mereka di website resmi.

Seperti yang kita ketahui bahwa ganja merupakan salah satu zat adiktif yang memiliki manfaat di dunia kedokteran, khususnya dalam bidang farmasi.

The National Center for Complementary and Integrative Health telah menyatakan bahwa kandungan zat dalam tumbuhan ganja memang memiliki manfaat dalam dunia kesehatan.

"Obat-obatan yang mengandung kanabinoid dapat membantu mengobati beberapa jenis pilep, mual dan muntah yang langka yang terkait dengan kemoterapi kanker, dan kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan terkait dengan HIV / AIDS,” ungkap mereka dalam website resmi.

“Selain itu, beberapa bukti menunjukkan manfaat sederhana dari kanabis atau kanabinoid untuk kronis nyeri dan beberapa gejala sclerosiss.” lanjutnya.

Kesimpulanya sampai saat ini belum adanya penilitian dan riset yang menjelaskan bahwa kandungan dalam tumbuhan ganja dapat mengobati gejala Virus Corona (COVID-19).

Adapun informasi yang mengklaim bahwa ganja dapat mengobati gejala COVID-19 maka dapat di pastikan bahwa informasi tersebut tidak berdasar, bahkan faktanya kandungan ganja dapat berdampak buruk pada penderita infeksi Virus Corona. (**)

Category