Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Mungkinkah Ini Merupakan Ancaman Lebih Besar Daripada Virus Corona


Sains

Mungkinkah Ini Merupakan Ancaman Lebih Besar Daripada Virus Corona

by. Virsen A.K- 19 Mar 9801 Views
IMG
Foto: Tech Times

NASA mendeteksi dua Asteroid mengarah ke Bumi

Salah satu tugas NASA adalah melacak asteroid, dan baru-baru ini NASA mengidentifikasi android yang akan melewati Bumi cukup dekat sehingga menyebabkan “ledakan udara (airburst)”!

Asteroid pertama dinamai EF 2020 dan yang kedua bernama 2020 DP4 dan keduanya telah menjadi bahan NASA untuk Center for Near-Earth Object Studies (CNEOS).

Berita baiknya adalah CNEOS mengatakan bahwa meskipun sangat dekat dengan atmosfer Bumi, ukuran asteroid akan terlalu kecil untuk bisa bertahan hidup dekat dengan permukaan bumi. Syukurlah asteroid itu hanya berdiameter 98 kaki meski melaju sangat cepat dengan kecepatan 10.000 mph.

Temuan dan klasifikasi peneliti tentang asteroid

Menurut para peneliti yang terlibat dalam proyek ini, asteroid diklasifikasikan sebagai asteroid Aten yang diterjemahkan menjadi sekelompok asteroid yang orbitnya sendiri secara alami mendekati Bumi sementara kadang-kadang bahkan bersentuhan dengan Bumi. Asteroid itu diperkirakan akan lewat pada 18 Maret sekitar jam 11:15 EST.

Asteroid lain telah ditemukan!

Asteroid kedua yang disebut 2020 DP4 sebenarnya jauh lebih besar dan bergerak jauh lebih cepat daripada EF 2020. Asteroid kedua telah diperkirakan lebarnya sekitar 180 kaki dan dengan kecepatan sekitar 18.000 mph menurut laporan CNEOS.

Para ahli percaya bahwa meskipun dari segi dimensi dan kecepatan asteroid kedua melebihi yang pertama, tapi tetap berada dalam ukuran yang aman dan tidak menyebabkan kerusakan terhadap Bumi. Banyak orang di beberapa bagian dunia berharap bisa melihat ledakan udara dari kedua asteroid ini.

Apa yang dilakukan dengan ledakan udara?

Menurut penelitian sebelumnya, sebagian besar ledakan yang direkam di sekitar atmosfer Bumi kemungkinan besar disebabkan oleh ledakan udara ketika meteor meledak karena menghantam bagian paling tebal dari atmosfer Bumi. Istilah yang lebih umum untuk jenis meteor ini adalah bola api atau bolides sedangkan yang paling terang akan dikenal sebagai superbolides.

Dari mana asal meteor-meteor ini?

Tepat sebelum meteor-meteor ini memasuki atmosfer Bumi, mereka awalnya diklasifikasikan sebagai asteroid dan juga komet dilihat dari diameternya, dan yang membedakannya dari "bintang jatuh" yang sering kita lihat.

Semburan udara paling kuat tercatat dalam sejarah

Bumi telah mengalami cukup banyak semburan udara yang kuat, dan yang paling kuat adalah saat peristiwa Tunguska tahun 1908. Bola api yang sangat terang yang bergerak di langit terlihat dari kejauhan.

Meteor Sikhote-Alin 1947 dan juga meteor Chelyabinsk 2013 dimana keduanya berada di Rusia dan sejauh ini termasuk di antara semburan udara paling kuat yang pernah tercatat.

Bumi tidak asing bagi asteroid besar

Asteroid yang tercatat terbesar melintasi Bumi adalah 3122 Florence (1981 ET3) pada 1 September 2017 lalu, yang secara mengejutkan berada sangat dengan Bumi. Asteroid seperti itu yang memiliki spesifik ukuran besar yaitu dua setengah hingga lima mil lebarnya, diperkirakan akan melewati planet kita lagi pada 2 September 2057.