Penyerang Polsek Wonokromo, Pelajari Amaliyah via Medsos

Penyerang Polsek Wonokromo, Pelajari Amaliyah via Medsos




Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera


Rayapos | Surabaya - Penyerang Polsek Wonokromo Surabaya, Imam Musthofa (30) melakukan aksinya sendiri. Polisi mengungkap, motif sementara tindakan dia yang memakan korban polisi.


Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, mengatakan, motif sementara pelaku mengaplikasikan pelajaran yang dia pelajari melalui media sosial. 


Hal tersebut, imbuh Barung, dipelajari Imam secara otodidak.


"Dia mengaplikasikan apa yang dipelajari di medsos dengan mengamaliyahkan," kata Barung di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu (18/8/2019).


Barung menambahkan pihaknya juga telah memeriksa istri dan membawa serta anak Imam untuk dimintai keterangan. Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan Densus 88 dan Polda Jatim.


"Diambil alih Densus 88 Mabes Polri. Kita penyelidikan mulai dari Surabaya ke tempat kos istrinya. Istri dan anaknya sudah dimintai keterangan dan itu sudah kewenangan Densus 88. Kita periksa di satu tempat," paparnya.


Sementara saat ditanya di mana Imam diperiksa, Barung menyebut sementara Imam masih di Polda Jatim. (*)