Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Isuzu Panther Bakal Say Good Bye


Otomotif

Isuzu Panther Bakal Say Good Bye

by. Djono W. Oesman- 04 Feb 121 Views
IMG
Isuzu Panther

Rayapos | Jakarta - Isuzu Panther yang muncul di Indonesia sejak tahun 2000, kini masuk masa senja. Volume penjualan dianggap tidak realistis. Dan, bakal say good bye.

PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sepertinya sudah tak sanggup untuk mempertahankan eksistensinya. 

Mengingat penjualannya pun sudah tak sementereng dulu.

Ini iklannya, dulu:


General Manager Marketing IAMI, Attias Asril, kepada wartawan Senin (3/2/2020) mengatakan:

"2019 kemarin penjualan Panther satu tahun penuh hanya 763 unit. Berarti sebulan 60-an unit. Makin turun, pada 2018 masih di 950-an unit," 

Menyoal penyegaran pun dianggap sudah tak realistis. 

Untuk melanjutkan produksinya di dalam negeri, angka penjualan tersebut dianggap terbilang berat. Tak memenuhi skala ekonomi.

Sehingga biaya-biaya produksinya menjadi besar dan membuat harga jual yang melambung tinggi. 

Artinya, Isuzu Panther kapsul pun makin tak kompetitif. 

"Menyoal pengganti Panther juga rasanya terlalu berat ya buat produk barunya sendiri, kalau dipaksakan untuk dikembangkan lagi. Akan sulit. Jadi realistis saja, hari ini kan ada MU-X dan kami dorong," tuturnya.

Attias menambahkan, kini mereka hanya tinggal menjaga angka penjualan Panther saja, sampai titik yang paling akhir. Dan selama regulasi tidak bisa sesuai lagi.

"Ya titiknya pasti di Euro 4. Bila mesinnya masih boleh ya bisa-bisa saja, tapi apa iya diperbolehkan?," kata Attias.

Rencananya mulai 7 April 2021, kendaraan bermotor --niaga dan penumpang-- bermesin diesel yang dipasarkan di dalam negeri, harus sudah Euro 4. 

Bisa jadi pada saat itulah Panther kapsul tak lagi diproduksi.

"Untuk Panther masih tanda tanya, masalahnya tidak hanya mesin, Panther itu hari ini tinggal di Indonesia saja," katanya. 

"Di Filipina sudah ganti MU-X sekarang, dan fokus Isuzu ke SUV. mengembangkan MU-X," ucapnya. (*)