Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Gulat Lawan Celeng, Jaja Berdarah-darah


Lain-lain

Gulat Lawan Celeng, Jaja Berdarah-darah

by. Virsen A.K- 28 Jul 67 Views
IMG
Babi hutan yang duel melawan Jaja. Foto: Istimewa

Rayapos | Sukabumi - Ini bukan pertandingan. Jaja (56) terpaksa duel lawan babi hutan (celeng) besar. Pergulatan satu lawan satu itu menghasilkan: Jaja terluka parah.


Peristiwa menggegerkan ini berlangsung di Kampung Cangklek, RT 01 RW 02, Desa Gegerbitung Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (27/7/2019) sekitar pukul 14.00 WIB. 


Ceritanya, warga dikejutkan kemunculan seekor babi hutan (celeng) masuk area permukiman. Hitam. Besar. Gesit.


Khawatir membahayakan jiwa warga, sejumlah pria mengepung. Bersenjatakan batu, kayu dan golok, mereka mengusir babi bertaring itu. Babi lari ketakutan.


Tak dinyana, Jaja berjalan santai dari arah gunung Masigit, menuju kampung. Pada sebuah tikungan, Jaja langsung berhadapan dengan babi. Berjarak beberapa meter.


"Babi kayaknya panik dikejar warga. Tahu-tahu Pak Jaja sudah ada di situ," ujar Rudi (24), warga setempat.


Seketika, babi menuju ke Jaja. Berlari dengan taring siap menanduk. Untungnya, Jaja bawa golok. Dia berusaha mencabut golok.


Tapi serudukan babi lebih cepat dibanding gerakan Jaja. Golok sudah tercabut dari sarungnya. Tapi, Jaja sudah terjatuh diterjang babi. Diaduk-aduk oleh babi.


"Korban terjatuh setelah menyabet golok ke tubuh babi," ucap Rudi. "Entah, sabetannya kena apa enggak."


Menurut Rudi, babi berukuran besar itu beberapa kali menyeruduk Jaja yang tergeletak di tanah. Jaja panik. Perlawanannya kalah oleh kepanikannya.


Melihat babi ngamuk dan menyerang Jaja, warga bergerak bersamaan. Mereka berteriak dan lari bersamaan. Babi panik, lalu kabur ke arah gunung Masigit.


"Korban langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH. Ada luka terbuka di kaki, sepertinya akibat caling (taring) hewan itu. Setelah menyerang korban, babi langsung lari ke arah hutan," tutur Rudi.


Kepala Desa Gegerbitung, Wawan Beng Ruswanda membenarkan seekor babi hutan yang melukai warganya. 


Meski terus diburu warga, babi meloloskan diri ke rimbunan hutan di kawasan Gunung Masigit.


"Babi itu berasal dari kawasan gunung. Turun ke kawasan penduduk karena kelaparan. Warga tadi hanya berusaha mengusir hewan itu. Korban yang luka diketahui bernama Jaja yang baru pulang mencari bambu," ucap Wawan. (*)

Category