Investasi Bodong Skylight, Dirutnya Mangkir Panggilan Polisi

Investasi Bodong Skylight, Dirutnya Mangkir Panggilan Polisi




Ilustrasi


Rayapos | Tangsel – Perusahaan investasi Skylight diduga melakukan penipuan. Dirutnya, Rose Intan, sudah dua kali dipanggil polisi, tidak datang.

Polres Tangerang Selatan memanggil Rose Intan untuk kedua kalinya, mestinya jatuh pada Rabu, 11 September 2019. Tapi yang bersangkutan tidak datang.

Penyidik, Bripka Ipun Jaya, mengatakan, Intan Rose hanya mengirimkan utusan kuasa hukumnya untuk meminta reschedule waktu pemeriksaan.

“Awalnya terlapor menyatakan bisa hadir. Nyatanya yang hadir kuasa hukumnya. Inti pesan yang disampaikan karena kesibukannya beliau meminta toleransi waktu pemeriksaan tanggal 30 September,” kata Ipun Jaya.

“Ya sudah kita tunggu saja,’’ ungkap Bripka Ipun kepada Lampumerah.id di ruang kerjanya, Senin (9/9/2019).

Kasus investasi bodong (EO) even organizer diduga dilakukan oleh Rose Intan selaku Direktur Utama Skylight.

Korbannya sudah banyak. Korban merasa ditipu dengan janji mendapat keuntungan tiap bulannya. Tapi keuntungan tidak diberikan. Bahkan, uang pokoknya tidak bisa ditarik kembali.

Rose Intan tidak bisa mengembalikan dana investasi klien yang berniat undur diri dengan menarik uangnya kembali.

Jika terbukti, akibat perbuatanya diduga melanggar pasal 378 KUHP terkait tindak penipuan dan Pasal 372 KUHP terkait tindak penggelapan, Intan Rose terancam 7 tahun kurungan Penjara.

Salah satu klien Skylight, Emmy Ariyanti (35) merasa dirugikan dan sakit hati oleh sepak terjang Intan Rose yang diduga kuat melakukan praktik penipuan dan penggelapan.

Emmy Ariyanti telah menyetor kurang lebih senilai Rp. 1 miliar sejak 11 bulan lalu. Uangnya tidak kembali. Maka, dia melapor ke Polres Tangsel.

Namun sejak melakukan LP dengan nomor LP: TBL/ 888/ K/ VIII/ 2019/ SPKT/ Res Tangsel tanggal 1 Agustus 2019, Emmy menyayangkan hingga saat ini Polres Tangsel belum juga menangkap, mengingat delik aduannya sudah begitu terang benderang.

Bahkan dirut Skylight itu hingga berita ini diturunkan belum juga diperiksa karena dua kali mangkir.

“Orang ini sangat berbahaya, banyak akal untuk menghindari pemeriksaan, pak. Penampilanya wow… the have. Kalau tidak segera ditangkap, dia biasa menipu banyak orang, pak. Jangan sampai ada korban lagi,” tuturnya.

Ditambahkan: “Dia juga bisa mengamankan aset asetnya,’’ papar Emmy, saat itu di SKPT Polres Tangsel.

Emmy bukan satu satunya nasabah yang melapor dan berniat membongkar kejahatan pelaku investasi bodong yang diduga dilakukan Rose Intan dengan bendera Skylight.

Nasabah lain Nonik Elisah juga telah melaporkan ke pihak Polda Metro Jaya. Bahkan, pada bulan Februari sebelumnya, Samuael, nasabah lain Skylight juga telah melaporkan ke Pihak Polres Tangsel.

Namun hingga saat ini Rose Intan masih bisa melenggang bebas. (esa)