Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Ini Alasan Habib Bahar Dipindah ke Nusakambangan


Hukrim

Ini Alasan Habib Bahar Dipindah ke Nusakambangan

by. Andrew Tito- 20 May 61 Views
IMG
Habib Bahar bin Smith

Rayapos | Jakarta - Terpidana penganiaya anak, Habib Bahar bin Smith, dipindah ke LP Batu, Nusakambangan dari Lapas Gunuung Sindur Bogor. Itu dilaksanakan Ditjen Permasyarakatan Kemenkum HAM Selasa (19/5/2020) malam.


Kepala Bagian Humas dan Protokol Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti, Rabu (20/5/2020) menegaskan:


"Habib Bahar telah dipindahkan dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan pada hari Selasa malam, tanggal 19 Mei 2020 dengan pengawalan Kepolisian dan jajaran Pemasyarakatan," 


Rika menuturkan, pemindahan Bahar ke Nusakambangan murni untuk kepentingan pengamanan dan pembinaan Bahar sebagai konsekuensi dari pelanggaran terhadap asimilasi yang telah diberikan.


Habib Bahar mendapat program asimilasi dan bebas pada Sabtu (16/5/2020) namun ia ditangkap kembali tiga hari kemudian.


Setelah ditangkap, simpatisan Habib Bahar bin Smith berkerumun di Lapas Gunung Sindur.


Mereka memaksa untuk bertemu dengan Habib Bahar bin Smith.


"Simpatisan yang memaksa ingin mengunjungi Habib Bahar, berkerumun berteriak-teriak dan melakukan tindakan provokatif yang menyebabkan perusakan fasilitas negara berupa pagar lembaga pemasyarakatan," kata Rika.


Pihak Ditjen Pemasyarakatan khawatir kerumunan massa tersebut dapat menciptakan kondisi yang tidak kondusif serta mengganggu keamanan dan ketertiban.


Selain itu, kerumunan massa simpatisan dengan jumlah besar itu juga melanggar protokol penanganan Covid-19 dan dikhawatirkan dapat menyebabkan penyebaran Covid-19.


"Merujuk pada kondisi tersebut, Kalapas Khusus Gunung Sindur telah berkoordinasi dengan Kakanwil Jawa Barat, yang selanjutnya disetujui oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, untuk Habib Bahar Bin Smith ditempatkan sementara waktu di Lapas Klas I Batu Nusakambangan," ujar Rika.


Kabar pemindahan Habib Bahar bin Smith ini menuai tanggapan dari politisi Mohamad Guntur Romli.


Melalui Twitternya, Guntur Romli mendukung pemindahan Habib Bahar bin Smith ke Nusakambangan.


Ia mengatakan pemindahan tersebut merupakan langkah pencegahan yang tepat.


Sebab simpatisan Habib Bahar berkerumun di Lapas Gunung Sindur.


"Alasan Keamanan, Penahanan Bahar Smith Dipindah ke Nusakambangan 


Sebab, sejak Bahar kembali ditahan di Lapas Gunung Sindur pada Selasa kemarin, simpatisan pendukung Bahar berkerumun di Lapas Gunung Sindur.


Alhamdulillah. Langkah pencegahan yg tepat," tulis http://kmp.im/AGAAGS


Sempat Ditempatkan di Sel Pengasingan


Habib Bahar bin Smith ditangkap kembali pada Selasa (19/5/2020) selepas ia melakukan pengajian di Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin, Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.


Ia ditangkap sekitar pukul 02.00 WIB dini hari menjelang sahur.


Salah satu santri bernama Karim mengatakan Habib Bahar bin Smith dijemput oleh Brimob.


Kemudian Habib Bahar bin Smith dibawa ke Lapas Gunung Sindur sekitar pukul 03.00 WIB.


Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Liberti Sitinjak mengatakan, Habib Bahar ditempatkan di sel pengasingan sebagai konsekuensi.


Seperti diketahui, Habib Bahar bin Smith merupakan terdakwa kasus penganiayaan anak.


Ia mendapat program asimilasi, sehingga bisa bebas dari penjara. Namun ia dinilai melanggar komitmen yang telah disepakati sehingga harus kembali mendekam di penjara.


"Status yang bersangkutan masih warga binaan pemasyarakatan (WBP). Masih melekat aturan-aturan sebagai WBP‎. Perbuatan yang bersangkutan masuk kategori pelanggaran berat," ujar Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Liberti Sitinjak di kantornya, Jalan Jakarta Kota Bandung, Selasa (19/5/2020).


Pelanggaran yang dia lakukan, mengumpulkan massa di tengah darurat Covid-19 dan ceramah serta kritikannya pada pemerintah dianggap membuat resah masyarakat.


Sejak bebas asimilasi, video Habib Bahar bin Smith sedang ceramah beredar.


Ceramahnya berisi ajakan dan kritikan pada pemerintah.


"Perlu saya tekankan, Bahar bin Smith itu melanggar komitmen yang dia tandatangani saat akan bebas asimilasi. Kemudian, bagaimanapun statusnya dia masih sebagai WBP. ‎Masih ada batasan. Dan ucapan dia meresahkan. Apalagi kan sedang ada larangan berkerumun di tengah Covid-19," katanya. (*)

Category