Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
15 Restoran Pelanggar PSBB Didenda


Hukrim

15 Restoran Pelanggar PSBB Didenda

by. Andrew Tito- 18 May 57 Views
IMG
Satpol PP DKI menindak restoran di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Rayapos | Jakarta - Masih ada restoran atau rumah makan di Jakarta yang buka, melayani makan di tempat. Satpol PP DKI menindak 15 restoran, dan pemiliknya didenda sesuai aturan.


Sebanyak 15 restoran atau rumah makan di DKI Jakarta ditindak aparat Satuan Polisi Satpol PP DKI Jakarta. Itu melanggar PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).


Mereka dikenakan sanksi denda dengan nilai beragam dari Rp 5 juta sampai Rp 50 juta.


Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin mengatakan, penjatuhan sanksi itu mengacu pada Pergub Nomor 41 tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di DKI Jakarta.


Mereka terbukti melanggar ketentuan PSBB dengan menyediakan fasilitas makan di tempat dan hotel yang masih membuka layanan fasilitas pendukung seperti resto dan lounge. 


“Giat penegakan sanksi pelanggaran PSBB tersebut telah dilakukan sejak 14 Mei 2020, dimulai kepada manajemen McDonald Sarinah, Jakarta Pusat,” kata Arifin berdasarkan keterangan yang diterima dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) DKI Jakarta pada Senin (18/5/2020).


Arifin mengatakan, 15 rumah makan yang ditindak petugas itu tersebar di lima wilayah DKI Jakarta. 


Kata dia, selama pelaksanaan PSBB pihaknya telah mengerahkan 1.200 personel yang disebar ke berbagai wilayah.


“Penegakan juga dilakukan kepada warga umum yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, yaitu berupa sanksi sosial membersihkan sarana fasilitas umum dengan menggunakan rompi,” ungkapnya. 


Nilai dendanya bervariasi karena mengacu pada Pergub Nomor 41 tahun 2020. Untuk restoran nilai dendanya Rp 5 sampai Rp 10 juta sedangkan untuk hotel nilai dendanya Rp 25-50 juta.


Protokol kesehatan


Sementara, dua restoran yang berada di kawasan Kelapa Gading, Minggu (17/5/2020) malam ditindak dan dikenakan denda sebesar Rp 5 juta karena tidak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.


Pemilik restoran tidak mengindahkan protokol kesehatan yang diatur dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Dalam Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta.


Kepala Satpol PP Jakarta Utara Yusuf Majid mengatakan penindakan dilakukan karena meski mendapat pengecualian, restoran tetap wajib untuk menerapkan protokol kesehatan.


“Tempat yang dikecualikan pun sesuai dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020 seperti rumah makan atau restoran, diperbolehkan beroperasi tapi wajib menaati protokol kesehatan,” kata Yusuf, Senin (18/5/2020).


“Terhadap pemilik kedua restoran, dikenakan sanksi denda senilai Rp 5 juta ke kas daerah Provinsi DKI Jakarta melalui Bank DKI,” ucap Yusuf. Menurut Yusuf, sanksi tersebut merupakan upaya bagian pembelajaran agar tidak semakin banyak warga yang terpapar Covid-19 karena pemberian fasilitas makan di tempat di restoran tersebut.


“Jangan biarkan warga menjadi korban karena pemilik restoran atau rumah makan yang memberi fasilitas makan di tempat. Karena ini dapat mengundang kerumunan orang,” jelasnya.


Sementara itu, Camat Kelapa Gading, M Harmawan, mengatakan ,pihaknya tidak pernah berhenti untuk melakukan himbauan terhadap warga agar mematuhi aturan PSBB yang telah ditetapkan. 


Apalagi belakangan mulai terlihat hasilnya dimana mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus Covid-19 di DKI Jakarta.


Sehingga warga wajib disiplin terhadap protokol kesehatan. “Tapi ini tergantung kedisiplinan kita bersama. Kalau memang mendesak harus keluar rumah, wajib menggunakan masker dan ikuti protokol kesehatan,” tuturnya. (*)

Category