Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Pukul Bola ke Arah Hakim Garis, Djokovic Dijatuhi Sangsi Diskualifikasi


Lain-lain

Pukul Bola ke Arah Hakim Garis, Djokovic Dijatuhi Sangsi Diskualifikasi

oleh. Rangga Ansori- Senin, 07 September 2020 14:39 WIB
IMG
Djokovic menghampiri hakim garis yang terkena pukul bola.

RAYAPOS | JAKARTA – Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic harus mengubur mimpinya untuk meraih gelar ke-18 pada turnamen tenis Grand Slam US Open 2020, setelah dirinya dijatuhi sangsi diskualifikasi oleh Asosiasi Tenis Amerika Serikat. Minggu (06/09/2020).

Sanksi tersebut merupakan buntut dari insiden pemukulan bola ke arah hakim garis oleh petenis berkebangsaan Serbia itu.

Insiden bermula saat Djokovic menunjukan rasa kekesalanya pada pertandingan melawan petenis unggulan ke-18 asal Spanyol Pablo Carreno Busta.

Ia meraih bola dari saku dan memukulkan bola kearah belakang area lapangan. Namun naas, bola tersebut justru mengenai bagian leher seorang hakim garis wanita.

Akibat pukulan bola pada bagian leher, sang hakim garis harus keluar dari area lapangan untuk mendapatkan perawatan dari tim medis.

Setelah insiden tersebut pihak panitian penyelenggara langsung berdiskusi, sampai akhirnya Djokovic harus menerima sangsi diskualifikasi.

Dikutip dari BBC Sport, Asosiasi Tenis Amerika Serikat menyebut bahwa sangsi yang mereka jatuhkan kepada Djokovic didasarkan kepada peraturan penyelenggaraan turnamen US Open 2020.

"Sesuai dengan buku peraturan Grand Slam, mengikuti tindakannya dengan sengaja memukul bola secara berbahaya atau sembrono di dalam lapangan atau memukul bola dengan mengabaikan konsekuensinya, wasit turnamen membatalkan Novak Djokovic dari 2020 AS Terbuka.” ungkap Asosiasi Tenis Amerika Serikat dalam sebuah publikasi.

"Karena dia gagal, Djokovic akan kehilangan semua poin peringkat yang diperoleh di AS Terbuka dan akan didenda atas hadiah uang yang dimenangkan di turnamen itu di samping setiap atau semua denda yang dikenakan sehubungan dengan insiden yang melanggar itu."

Djokovic merupakan petenis unggulan pertama dalam turnamen US Open 2020, setelah dua pesaing terberatnya Rafael Nadal dan Roger Federer memutuskan absen.

Dirinya datang ke Amerika Serikat dengan misi memenangkan gelar juara Grand Slam ke-18 untuk menyamai rekor yang pernah dicatatkan oleh dua pesaing terberatnya.

Dampak dari sangsi diskualifikasi tersebut membuat Djokovic harus kehilangan seluruh pion yang telah didapatkan sejak pagelaran US Open 2020.

Selain itu sangsi diskualifikasi, Djookovic juga dijatuhi sangsi berupa denda sejumlah 61.000 Dollar AS. Besaran denda tersebut sama dengan besaran hadiah yang akan diterima oleh pemenang turnamen US Open 2020.

Insiden yang menimpa Djokovic membuat Pablo Carreno Busta melenggang ke babak semi final. Dirinya akan berhadapan dengan petenis unggulan ke-12 asal Kanada Denis Shapovalov.

Akibat gugurnya petenis nomor satu dunia itu, publik pecinta tenis di seluruh dunia akan menjadi saksi lahirnya juara baru pada gelaran US Open 2020. (**)