Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Lewis Hamilton Menentang Rencana Pembangunan Lintasan Baru di Sirkuit Deodoro


F1

Lewis Hamilton Menentang Rencana Pembangunan Lintasan Baru di Sirkuit Deodoro

oleh. Rangga Ansori- Jumat, 09 Oktober 2020 11:48 WIB
IMG
Lewis Hamilton saat menghadiri sebuah konferensi pers bersama awak media.

RAYAPOS | JAKARTA – Juara dunia Formula 1 dari tim Mercedes AMG Petronas Lewis Hamilton menentang rencana pembangunan lintasan baru di area hutan sekitar Sirkuit Deodoro, Rio De Janeiro, Brazil.

Pihak F1 rencananya akan menggelar balapan Grandprix Brazil di lintasan baru sirkuit Deodoro yang masih dalam proses konstruksi.

Pembalap berkebangsaan Inggris itu menyoroti isu lingkungan yang melatarbelakangi pertentangan publik dalam proses konstruksi lintasan baru tersebut.

Ia juga mengecam perusakan ekoksisten hutan akibat proses pembangunan lintasan tambahan untuk Grandprix Brazil musim depan.

"Saya mendengar ini berpotensi menjadi balapan yang berkelanjutan.” ungkap Hamilton.

"Tetapi hal paling berkelanjutan yang dapat Anda lakukan adalah tidak merobohkan pohon apa pun."

Proyek pembangunan lintasan baru itu rencananya akan menggunakan area Hutan Camboata. Rencana pembangunan tersebut telah mendapatkan dukungan dari Presiden Brazil Jair Bolsonaro.

Keputusan Presiden Bolsonaro itu mendapatkan kecaman dari berbagai lapisan masyarakat, tak terkecuali sang juara bertahan Formula 1 Lewis Hamilton.

"Menurut saya ini bukan langkah yang cerdas. Ada krisis global dengan penggundulan hutan."

Hamilton menyebutkan bahwa pembangun lintasan baru bukanlah sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk saat ini. Menurutnya masih banyak sirkuit-sirkuit potensial yang mampu menggelar balapan besar sekelas F1, tanpa harus merusak ekosistem hutan.

Sementara pihak penyelenggara balapan Grandprix Brazil menampik anggapan publik terkiat rencana pembangunan lintasan yang merusak hutan.

Mereka mengatakan bahwa pembangunan lintasan baru akan memperhatikan kelestarian lingkungan. Proyek pembangunan lintasan baru sirkuit Deodoro rencananya akan disertai penanaman kembali pohon-pohon yang telah ditebang.

Pihak penyelenggara juga akan menjadikan balapan Grandprix Brazil sebagai balapan nol karbon pertama di kalender Formula 1. (**)