Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Kepala Eksekutif Ferrari : Ferrari Tak Bisa Bersaing Hingga 2022


F1

Kepala Eksekutif Ferrari : Ferrari Tak Bisa Bersaing Hingga 2022

oleh. Rangga Ansori- Rabu, 29 Juli 2020 10:29 WIB
IMG
Pada musim balap tahun 2020 tim Ferrari menorehkan hasil buruk di tiga seri awal, diantara di GP Austria, GP Styrian, dan GP Hongaria.

RAYAPOS | JAKARTA – Ketua Eksekutif Ferrari John Elkann mengatakan bahwa tim balapnya di ajang Formula 1 tidak akan mampu ambil bagian dalam persaingan hingga musim balap 2022 mendatang. Rabu (29/07/2020) WIB.

Elkann juga mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan kepercayaan secara penuh kepada Manajer Tim Scuderia Ferrari Mattia Bonotto untuk menyelesaikan permasahalan terkait performa mobil mereka.

"Hari ini kita meletakkan dasar untuk menjadi kompetitif dan kembali ke kemenangan ketika peraturan berubah pada 2022. Saya yakin akan hal itu," kata Elkann.

"Binotto memiliki karakteristik dan keterampilan untuk memulai siklus kemenangan baru."

Dikutip dari Gazzetta Dello Sport, pria Italia kelahiran Amerika Serikat itu mengatakan bahwa pihaknya sangat percaya dengan kemampuan dan karakter kepemimpinan Mattia Binotto.

Perlu diketahui bahwa sosok Mattia Binotto merupakan aktor utama saat Ferrari mendominasi balapan pada kisaran tahun 2000-an. Kala itu Binotto membawa Michael Schumacher menjadi salah satu pembalap paling fenomenal di awal era balap modern.

Pada musim balap tahun 2020 tim Ferrari menorehkan hasil buruk di tiga seri awal, diantara di GP Austria, GP Styrian, dan GP Hongaria.

Kendati pada seri pertama GP Austria Charles Leclerc berhasil menduduki podium kedua, namun pada seri kedua dan ketiga mereka gagal total.

Mereka tertinggal jauh dari Mercedes yang selalu memenangkan podium di tiga seri pembuka. Charles Leclerc dan Sebastian Vettel tertinggal lebih dari satu detik, bahkan mereka tidak lebih baik dari tim Racing Point BWT Mercedes.

"Tahun ini kami tidak kompetitif karena kesalahan desain mobil," kata Elkann.

"Kami memiliki serangkaian kelemahan struktural yang telah ada selama beberapa waktu dalam aerodinamika dan dinamika kendaraan. Kami juga kehilangan tenaga mesin.

"Kenyataannya adalah bahwa mobil kami tidak kompetitif. Anda melihatnya di lintasan dan Anda akan melihatnya lagi." pungkasnya.

Selain itu Elkann juga membahas tentang keputusan mereka untuk tidak memperpanjang kontrak Sebastian Vettel untuk balapan musim depan.

Mereka berharap duet Charles Leclerc dan Carlos Sainz akan membuktikan kapasitas dengan mesin dan desain aerodinamis mobil mereka di musim balap 2022 mendatang. (**)