Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Rencana Revolusi Besar-Besaran Liga Primer Mendapatkan Penolakan dari Klub


Bola

Rencana Revolusi Besar-Besaran Liga Primer Mendapatkan Penolakan dari Klub

oleh. Rangga Ansori- Kamis, 15 Oktober 2020 04:13 WIB
IMG

RAYAPOS | JAKARTA - Rencana revolusi besar-besaran Liga Primer Inggris akhirnya menuai banyak penolakan dari mayoritas klub peserta.

Sebelumnya sekitar 20 klub perserta kompetisi kasta teratas Liga Inggris telah menggelar pertemuan pada Rabu (14/10/2020) waktu setempat.

Pertemuan tersebut menghasilkan keputusan penolakan terhadap rencana kontroversional yang diajukan oleh co-owner Manchester United Joel Glazer dan pemilik Liverpool John W. Henry.

Mayoritas klub menilai bahwa rencana tersebut hanya akan menguntungkan untuk klub-klub mapan yang jauh dari ancaman degradasi.

Selain itu juga muncul kecurigaan terkait kecenderungan suara khusus bagi ke-enam klub besar yang ngotot mengajukan proposal revolusi tersebut.

Pihak Liga Primer selaku operator kompetisi juga sependapat dengan keputusan penolakan tersebut. Mereka menegaskan bahwa mekanisme perubahan sisten baru akan dilakukan, apabila telah disetuji oleh sekurang-kurangnya 14 dari total 20 klub peserta.

Rencana revolusi sebelumnya telah mendapatkan dukungan dari enam klub besar, diantaranya Manchester United, Liverpool, Manchester City, Arsenal, Chelsea, dan Tottenham Hotspur.

Di dalamnya mengatur tentang perubahan jumlah peserta (dari 20 menjadi 18), perubahan kuota promosi-degradasi menjadi 2 slot saja (tim peringkat 16 Liga Primer akan melakoni laga play-off melawan tim peringkat tiga sampai lima dari Divisi Championship , peniadaan Piala Liga dan Community Shield, serta perubahan besaran subsidi untuk klub peserta.

MU dan Liverpool sebagai pihak pengusul mengatakan bahwa revolusi besar-besaran bertujuan untuk menciptakan persaingan yang kompetitif dan dinamis. (**)