Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Ambyar... Video Jenazah Corona Merosot Jatuh Keluar dari Peti


Peristiwa

Ambyar... Video Jenazah Corona Merosot Jatuh Keluar dari Peti

oleh. Muchlis Aji- Jumat, 05 Juni 2020 16:43 WIB
IMG
Jenazah corona keluar, saat peti jatuh di liang lahat. Capture video

Rayapos | Palembang - Jenazah wanita corona, merosot keluar dari peti, saat petinya jatuh. Itu menghebohkan warga saat pemakaman di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Kamis (21/5/2020).


Jenazah di dalam peti benar-benar keluar, saat peti jatuh dan penutupnya terbuka. Keluarga dari jenazah itu yang melihat kejadian tersebut, pun histeris.


Mereka memarahi para petugas yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) tersebut. Petugas yang sudah susah payah memakamkan dengan protokol Covid-19.


Pemakaman dilakukan tim Gugus Tugas covid-19 PALI dengan berpakaian lengkap standar protokol kesehatan, Kamis (21/5/2020) malam.


Pasien yang meninggal dunia di RSUD Talang Ubi, PALI merupakan seorang wanita berusia 57 Tahun asal Kelurahan Bhayangkara berstatus PDP covid-19.


Dalam video durasi lebih kurang 3 menit itu, tampak beberapa petugas menggunakan APD lengkap menggotong peti jenazah ke areal pemakaman. 


Beberapa petugas lainnya mengarahkan, hingga peti jenazah diletakkan di pinggir liang lahat.


Sebelum dimakamkan, petugas memastikan posisi kepala dan kaki jenazah agar tidak terjadi kesalahan.


Lalu, peti jenazah diletakkan persis di atas liang lahat yang dipasang dua batang kayu dan tali untuk menurunkan ke dalam lobang.


Masing-masing petugas bertugas memegang tali dan menarik kayu penyangga.


Begitu hendak dimasukkan, tiba-tiba peti jenazah itu terjatuh sebelum waktunya. Diduga karena pemegang tali belum siap ketika kayu penyangga ditarik.


Peti itu terbuka. Jenazahnya keluar peti, dengan posisi kepala jenazah di bawah. Menukik liang lahat.


Sontak kejadian itu membuat petugas dan keluarga jenazah histeris. Terdengar Allahuakbar. Lailahaillallah.


Seketika, keluarga jenazah emosi dan memarahi petugas dengan kata-kata kasar.


Pihak keluarga langsung turun ke liang lahat dan mengambil alih pemakamannya.


Ketua Gugus Tugas (Kasatgas) Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Junaidi Anuar, memohon maaf kepada keluarga korban.


Menurut Junaidi, petugas sudah dilatih untuk mempersiapkan proses pemakaman sesuai protokoler covid-19.


Kejadian ini benar-benar di luar dugaan pihaknya.


"Murni kecelakaan, tidak ada unsur kesengajaan, itu di luar dugaan kami," ungkap Junaidi, Jumat (5/6/2020).


Atas nama Gugus Tugas, dirinya menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga atas insiden itu.


Baginya kejadian ini menjadi pelajaran bagi petugas agar tidak terulang kembali.


"Kami menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya, sekali lagi kami minta maaf," kata dia. (*)


Ini videonya: