Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Pasien Corona di Bogor Kabur dari RS, Pindah ke Dukun


Peristiwa

Pasien Corona di Bogor Kabur dari RS, Pindah ke Dukun

Rabu, 13 Mei 2020 02:21 WIB
IMG
Bupati Bogor Ade Yasin

Rayapos | Bogor - Sulit menangani orang Indonesia yang rata-rata rendah pendidikan. Perempuan inisial E (42) asal Kecamatan Jonggol, Bogor, Jawa Barat, positif Covid-19, kabur dari rumah sakit (RS).


Setelah beberapa hari dicari petugas Dinas Kesehatan, ditemukan bahwa E berobat ke dukun. 


Bisa dibayangkan, selama beberapa hari itu dia sudah menulari berapa orang.


Bupati Bogor Ade Yasin angkat bicara mengenai kasus ini.


"Mungkin karena ini belum paham bahayanya COVID atau tidak teredukasinya dengan baik," kata Ade Yasin, dalam keterangannya, Selasa (12/5/2020).


Ade mengatakan pasien yang berobat ke dukun itu adalah seorang ibu asal Jonggol. Ibu ini, kata Ade, kabur setelah pihak rumah sakit memintanya agar dirawat.


"Ini bukannya patuh terhadap anjuran dari dokter malah kabur menuju ke rumah dukun," lanjutnya.


Kemudian, pasien ini telah dijemput tim medis. Ibu yang positif COVID-19 ini telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan setelah menginap selama 2 hari di rumah dukun.


"Sekarang sudah kita isolasikan di rumah sakit. Dan ini terjadi di wilayah yang memang paling jauh dan paling timur di Kabupaten Bogor," tandasnya.


Seperti diketahui, seorang ibu di Kabupaten Bogor positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Pasien sempat menolak dirawat di rumah sakit (RS).


Ketua Tim Gugus Tugas COVID-19 Puskesmas Sukamakmur, Teguh Yudiana mengatakan pasien asal Jonggol, inisial E, terkonfirmasi positif virus Corona dari hasil rapid test pada Kamis (7/5/2020). 


Pihak RS pun langsung menyarankan agar E dirawat.


Teguh mengungkapkan ibu ini menolak untuk dirawat dan memilih pulang ke rumah. 


Lalu keesokan harinya, hasil swab test E keluar dan ibu ini dinyatakan positif terinfeksi COVID-19.


Pihak RS pun segera menghubungi E agar dirawat. Namun, lanjutnya, ibu ini tidak mau dirawat. 


Petugas kesehatan pun langsung menuju rumah E untuk dijemput paksa agar E dirawat di RS. Namun saat itu ibu dan keluarganya tidak berada di rumah.


"Tidak kooperatif keluarganya. Ke mana (perginya ibu dan keluarganya) nggak tau tuh. Ditelusuri tuh (dari) Jumat sore sampai Sabtu pagi ditelusuri, nggak ada. Katanya ada kabar berobat ke alternatif. Iya berobat alternatif katanya di daerah Sukamakmur. Saya dapat infonya dari relawan COVID Jonggol," kata Teguh, ketika dihubungi. (*)