Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Perawat Anti-tular Covid-19 Ada di RS Pertamina Jaya


Peristiwa

Perawat Anti-tular Covid-19 Ada di RS Pertamina Jaya

Sabtu, 09 Mei 2020 04:17 WIB
IMG
Emi, robot perawat anti-tular Covid-19. Foto: Dok RS Pertamina Jaya

Rayapos | Jakarta - Perawat Covid-19 yang ini, benar-benar anti-tertular virus. Sebab, dia robot besi. Ada dua robot diberi nama Emi dan Temi dioperasikan di RS Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.


Direktur Utama RS Pertamina Jaya, Syafik Ahmad mengatakan, kehadiran  dua robot di RS Pertamina Jaya sebagai bentuk mengurangi kontak fisik antara perawat (beneran) dengan pasien covid-19.


Maksudnya, sebagian tugas perawat yang harus selalu bertemu, kontak fisik, komunikasi dengan pasien Covid-19 sudah digantikan robot.


Meskipun begitu, tenaga medis manusia tetap banyak. Mereka juga tetap menangani pasien virus corona.


"Jadi robot ini kita operasikan untuk mengurangi kontak tenaga medis dengan pasien. Lebih meringankan tenaga medis di beberapa kegiatan," kata Syafik saat ditemui di RS Pertamina Jaya, Jumat (8/5/2020).


Menurut Syafik, meski disediakan dua robot, tetapi tidak mengurangi pelayanan terhadap pasien.


Justru kehadiran dua robot ini untuk mempermudah tenaga medis, salah satunya yaitu mengantarkan obat kepada pasien.


Setiap robot perawat memiliki peran berbeda yaitu robot perawat dengan nama Emi digunakan untuk mengantarkan makanan, obat dan kebutuhan pasien lainnya.


"Kalau pasien dirawat, dia ada jadwal minum obat. Pagi minum obat jam sekian, siang minum obat jam sekian, jadi obatnya sudah rutin. Supaya perawat enggak terlalu sering mondar mandir ketemu pasien untuk anterin obat," katanya.


Sedangkan robot Temi bertugas mengontrol dan sebagai media komunikasi di antara tim medis dengan pasien sesuai protokol kesehatan. Robot ini telah terprogram untuk berkomunikasi.


"Jadi pasien bisa nanya dan langsung nanti dijawab oleh robot. Seperti apakah saya sudah boleh pulang, atau pasien menyampaikan keluhan, nah jadi dari robot ini tersambung ke bagian perawat yang mengontrol robot ini," katanya.


Syafik mengatakan, robot-robot itu diberikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI.


Harapannya, robot dapat ditambah lagi di RS Pertamina Jaya dan mampu beroperasi lama dengan waktu charging selama dua jam.


"Dua robot ini dari BUMN, sedang diupayakan dari Indonesia Healthcare Corporation (IHC)," kata Syafik.


Seperti diberitakan sebelumnya, robot Temi digunakan sebagai pendamping lansia dan keluarga supersibuk.


Robet Temi memang tidak secara khusus untuk membantu penanganan pasien Covid-19. Namun, robot Temi kini banyak digunakan secara luas di Asia.


Robot Temi hasil inovasi peneliti asal Amerika Serikat yaitu Yossi Wolf melalui perusahaan Robotemi. Dia menciptakan robot dengan kemampuan telepresence. (*)