Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Pasien Covid-19 Indonesia, Paling Banyak Meninggal Usia 30 - 59


Peristiwa

Pasien Covid-19 Indonesia, Paling Banyak Meninggal Usia 30 - 59

Rabu, 29 April 2020 21:16 WIB
IMG
Pasien Covid-19 yang meninggal hanya boleh dilihat keluarga dari jarak jauh. Foto: Reuters

Rayapos | Jakarta - Di usia berapa pasien Covid-19 yang paling banyak meninggal? Jawabnya di rentang 30 - 59 tahun. Disusul kemudian rentang 60 - 79 tahun.


Itu dikatakan Achmad Yurianto, Jubir Pemerintah Penanganan COVID-19, saat konferensi persi di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (28/4).


Achmad Yurianto menjelaskan, rincian data usia pasien Covid-19 yang meninggal dunia, sebagai berikut:


Dari rentang usia 0-4 tahun ada 2 pasien.


Usia 5-14 tahun ada 3 pasien. 


Usia 15-29 tahun ada 19 pasien. 


Usia 30-59 tahun ada 351 pasien. 


Usia 60-79 tahun ada 302 pasien. 


Usia di atas 80 tahun ada 27 pasien.


Dengan data tersebut, pasien meninggal terbanyak berada pada rentang usia 30-59 tahun. 


Sedangkan laporan terkait 69 pasien lainnya masih akan diverifikasi kepada pihak rumah sakit.


“Kami masih melakukan verifikasi kembali untuk data usia pada 69 orang yang datanya masih akan kami verifikasi ke rumah sakit yang mengirim,” ujar Yurianto.


Sementara itu, secara total pada Selasa (28/4/2020) ada tambahan 415 kasus COVID-19. 


Itu membuat total pasien yang terinfeksi virus corona di Indonesia kini 9.511 orang. 


Dari seluruh pasien itu, ada penambahan 8 pasien yang meninggal dunia, sehingga angka kematian terakumulasi sebanyak 773 orang.


Meski jumlah kasus positif virus corona terus merangkak naik, pasien yang berhasil pulih juga turut bertambah. 


Ada total 1.254 orang yang dinyatakan sembuh dari virus corona, bertambah 103 orang dari jumlah sebelumnya.


“Kabupaten/kota terdampak ada 297 di seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” ujar Yurianto.


Pemerintah juga memperbarui data jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).


Disebutkan bahwa ada 213.644 orang yang masuk dalam status ODP. Sementara itu, jumlah PDP secara akumulatif ada 20.428 orang hingga Selasa (28/4). (*)