Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Jadwal Imsakiyah Ramadan 2020 Dirilis Kemenag


Peristiwa

Jadwal Imsakiyah Ramadan 2020 Dirilis Kemenag

Rabu, 22 April 2020 18:32 WIB
IMG
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2020 yang dirilis Kemenag

Rayapos | Jakarta - Meski awal Ramadhan belum ditetapkan, Kementerian Agama merilis jadwal Imsakiyah Ramadan 2020 yang dapat diakses di situs Ditjen Bimas Islam.


Melalui situs bimasislam.kemenag.go.id masyarakat bisa mendapatkan informasi jadwal imsakiyah di wilayahnya dari 1  hingga 30 Ramadhan.


Tentukan pilihan menu "Provinsi", kemudian "Kabupaten/Kota". Selain itu juga tertera jadwal salat.


Sementara itu, Kementarian Agama (Kemenag) akan mengelar sidang isbat sekaligus pemantauan hilal secara virtual pada Kamis (23/4/2020) besok. Masyarakat pun dapat melihat secara streaming.


Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin mengatakan dalam sidang isbat ada tiga sesi yang akan dilakukan Kemenag.


"Insya allah besok. Jadi besok itu sidang isbat, nanti ada tiga sesi yang akan dilakukan," kata Kamaruddin, Rabu (22/4/2020).


Sesi pertama yaitu menentukan titik hilal yang akan dilakukan pada puku 17.00 WIB. 


Penentuan bulan sabit itu rencananya dilakukan di 82 titik yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia.


Dari 82 titik pemantauan hilal ini yang terbanyak berada di Jawa Timur sebanyak 27 lokasi, dan Jawa Barat berjumlah 8 lokasi.


Rukyatul hilal dilaksanakan oleh petugas Kanwil Kemenag Provinsi bekerja sama dengan ormas Islam, BMKG, dan Mahkamah Agung.


"Pertama yaitu seminar posisi hilal. Itu dilaksanakan jam 5 sore. Jadi ini dilakukan secara virtual. Jadi bisa di ikuti masyarakat tentang posisi hilal," katanya.


Selanjutnya setelah dilakukan pemantauan hilal, pada setelah Salat Magrib akan dilakukan sidang isbat yang akan dihadiri oleh: 


Menteri Agama Fachrul Razi, Wakil Menag, Dirjen Bimas Islam, Ketua MUI, dan Ketua Komisi 8 DPR RI. Sedangkan ormas islam yang lain mengikuti secara virtual.


"Jadi tidak hadir secara fisik tapi secara virtual untuk memutuskan hari pertama puasa setelah mendapatkan laporan dari seluruh Indonesia di 82 titik pemantauan hilal," katanya.


Setelah melaksanakan sidang isbat, maka diputuskan mengenai awal puasa yang akan dilaksanakan nanti oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan Ruhiyatul Hilal yang telah dilaksanakan.


"Setelah itu Menteri Agama akan menyampaikan konferensi Pers tapi ini juga dilakukan secara virtual," ungkapnya.


Masyarakat yang ingin menyaksikan pemantauan hilal hingga penentuan awal puasa dapat dilakukan dengan streaming youtube Kemenag, Instagram Kemenag, serta melalui streaming TVRI. (*)