Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Pemudik dari Jakarta Meninggal, Dikubur Protap Covid-19


Peristiwa

Pemudik dari Jakarta Meninggal, Dikubur Protap Covid-19

Sabtu, 18 April 2020 20:30 WIB
IMG
Pemudik dari Jakarta meninggal di perjalanan, dimakamkan protap Covid-19. Pemotret pun dari jauh. Foto: Ist

Rayapos | Purworejo - Perempuan warga Purworejo, Jawa Tengah, yang tinggal di Jakarta, mudik, Jumat (17/4/2020). Di perjalanan dia meninggal. Langsung dikubur dengan protap Covid-19.


Belum diteliti, dia mengidap Covid-19 atau tidak. Tapi, petugas Dinas Kesehatan tak mau berspekulasi, langsung dimakamkan dengan prosedur korban Covid-19.


Kapolsek Loano, AKP Karnoto ketika dihubungi wartawan, Sabtu (18/4/2020) menjelaskan:

 

Warga Purworesjo itu berumur sekitar 53 tahun. Dia berangkat dari Jakarta, Jumat (17/4/2020) menggunakan mobil carteran bersama empat anggota keluarganya.


Berarti di mobil ada 5 orang, termasuk sopir.


Perempuan yang tidak disebut identitasnya itu meninggal dunia di tengah perjalanan, menjelang tiba di rumah.


"Menurut keterangan yang kami dapat, yang bersangkutan diduga meninggal dalam perjalanan sekitar pukul 23.00 WIB, Jumat." 


AKP Karnoto menyebut, mobil rombongan itu tidak berhenti, meskipun diduga bahwa perempuan itu sudah meninggal.


Rombongan tiba di kampung halaman pada Sabtu (18/4/2020) dini hari tadi. 


Diduga yang bersangkutan meninggal karena sakit asam lambung.


Namun demikian, untuk menjaga keamanan, jenazah tetap dimakamkan oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo yang mengenakan APD lengkap pada Sabtu (18/4/2020) siang tadi.


Pemakaman juga dikawal dan dijaga oleh petugas kepolisian.


"Pemakaman oleh petugas Dinkes dengan APD lengkap untuk jaga-jaga biar aman," kata Karnoto.


"Tapi, bukan berarti dia meninggal kena COVID-19, tapi SOP tetap harus seperti itu, meski yang meninggal sakit asam lambung," lanjutnya.


Sementara itu, 11 orang anggota keluarga di rumah duka (termasuk rombongan yang semobil) diwajibkan isolasi mandiri. 


Hal tersebut tetap dilakukan demi menjaga keamanan. (*)