Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
VIDEO, Kisah Bripka Jerry di Minahasa Utara Ditelepon Kapolri


Peristiwa

VIDEO, Kisah Bripka Jerry di Minahasa Utara Ditelepon Kapolri

Senin, 13 April 2020 22:33 WIB
IMG
Bripka Jerry Tumundo yang ditelepon Kapolri Jenderal Idham Azis. Foto: Ist

Rayapos | Aermadidi - Ini kisah pengabdian luar biasa polisi Bripka Jerry Tumundo dari Polsek Dinembe, Minahasa Utara. Dia ikut memakamkan jenazah Covid-19 yang terlantar.

Kronologinya, warga Desa Wusa, Kabupaten Minahasa Utara bernama Berty Rorimpandey meninggal dunia akibat Covid-19, Jumat (10/4/2020) pagi.

Karena warga desa tidak ada yang mengerti tentang tata cara pemakaman korban Covid-19, maka tidak ada yang berani memakamkan.

Sehingga jenazah tersebut terlantar.

Mengetahui hal itu, Bripka Jerry Tumundo, Kanit Reskrim Polsek Dimembe, yang juga warga Desa Wusa, tergerak hatinya.

Bripka Jerry Tumundo bersedia melakukan pemakaman karena sampai beberapa jam, jenazah tak terurus.

Informasi dari beberapa sumber, beberapa waktu kemudian petugas datang ke lokasi.

Semula, pemakaman direncanakan akan dilakukan di Desa Wusa Kecamatan Talawaan, Minahasa Utara.

Tapi atas permintaan keluarga, dipindahkan ke Desa Winetin di Kecamatan yang sama.

Saat petugas berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Winetin, terjadi penolakan dari warga Desa .

Alasan penolakan warga, karena almarhum tidak terdaftar sebagai warga Desa Winetin. Almarhum adalah warga Desa Wusa.

Selanjutnya proses pemakaman disiapkan di Desa Wusa oleh aparat pemerintah, yang rencananya akan dihadiri aparat pemerintah Kecamatan.

Saat jenazah tiba di lokasi pemakaman di Desa Wusa sekitar pukul 09:15 wita, tidak ada petugas melakukan pemakaman sesuai protokol covid-19.

Yang datang hanya seorang sopir mobil. Dia hanya bertugas membawa jenazah tersebut. 

Saat itu pemerintah yang ada di lokasi sempat bingung, siapa yang akan melakukan pemakaman.

Setelah menunggu berapa waktu, sambil mencari bantuan ke Dinkes Minut dan Dinkes Sulut, datanglah perwakilan tim covid Sulut dan Dinkes Minut dengan membawa Alat Pelindung Diri (APD).

APD sudah ada, tapi petugas yang mestinya melakukan pemakaman tidak ada.

Disitulah petugas yang ada di lokasi pemakaman langsung mencari relawan. 

Ternyata, Bripka Jerry Tumundo yang juga warga Desa Wusa, langsung meminta ijin kepada Kapolsek Dimembe, AKP Decky Demus, selaku pimpinannya, untuk memakamkan jenazah.

Jerry Tumundo saat di wawancarai wartawan melalui telepon, mengatakan, sebagai Petugas kepolisian harus siap membantu masyarakat dan Negara. Walaupun tugas itu sangat beresiko.

“Karena tidak ada petugas untuk melakukan pemakaman, yah saya meminta ijin kepada Pak Kapolsek, saat itu pak Kapolsek juga belum mengijinkan," cerita Jerry Tumundo.

Dilanjut: "Karena, menurut Pak Kapolsek, saya belum tau protokol penguburan orang yang meninggal karena covid-19." 

"Tapi, kemudian sudah ada petugas Tim covid-19 Sulut, yang mengerti protokol penguburan jenazah covid-19." 

"Dan, saat itu saya meminta ijin lagi ke Pak Kapolsek, dengan alasan, bahwa, yang akan dimakamkan itu adalah jemaat di kolom saya, saat itu Kapolsek langsung memberikan izin sambil mengingatkan saya harus tetap ikut protokol yang baru diajarkan."

"Memang, dalam hati ada rasa was-was, karena baru pertama kali mengurus pemakaman jenazah covid-19.” tutur Jerry Tumundo, yang juga sebagai Penatua di kolom 1 jemaat Efrata Wusa.

Saat melakukan pemakaman yang berakhir sekitar jam 13:00, Jerry Tumundo ditemani salah satu anak dari almarhum Berty Rorimpandey, Bastian Pinontoan kepala jaga 1 Desa Wusa dan sopir ambulance.

Penghargaan Kapolri

Bripka Jerry Tumundo, Kanit Reskrim Polsek Dimembe, kemudian ditelepon Kapolri Jenderal Idham Azis. Telepon langsung. Mereka berbicara langsung.

Ini videonya:


Kepada wartawan, Senin (13/4/2020), Bripka Jerry mengatakan puji syukur kepada Tuhan atas penghargaan yang diberikan padanya.

"Penghargaan ini saya dedikasikan buat istri saya, anak-anak saya, serta keluarga besar saya. Terlebih untuk Tuhan, ini semua berkat rancangan Tuhan kepada saya," kata Penatua Jerry.

Selain itu juga, ia ucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri dalam hal ini Kapolri, Kapolda Sulut dan Kapolres Minahasa Utara.

"Terima kasih kepada pimpinan Polri atas apresiasi dan penghargaan yang diberikan kepada saya," katanya.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut diberikan kepadanya, pada tahun depan bisa mengikuti sekolah Perwira.

Bripka Jerry Tumundo mendapat penghargaan dan ditelepon langsung oleh Kapolri. Sebab, Jerry Tumundo melaksanakan tugas melebihi kewajiban tugas pokok Kepolisian.

Yakni, dengan melaksanakan pemakaman jenazah Covid-19 yang terlantar di Kabupaten Minahasa Utara.

Sebelumnya, Bripka Jerry sempat mengambil bagian saat meninggalnya pasien Positif Corona, Jumat (10/4/2020). Jenasah ini sempat terlantar dua jam, akibat kurangnya personel saat disemayamkan.

Kemudian, Bripka Jerry menggunakan pengaman tubuh berupa pakaian standar Covid-19, dan kemudian diangkat melalui ambulans, serta menggali dan menguburkan jenasah di Kabupaten Minahasa Utara. (*)