Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Rayakan Paskah Sebaiknya di Rumah Saja


Peristiwa

Rayakan Paskah Sebaiknya di Rumah Saja

Sabtu, 11 April 2020 15:06 WIB
IMG
Ilustrasi gereja sepi.

Rayapos | Jakarta - Direktur Caritas Indonesia, Romo Fredy Rante Taruk mengimbau, umat Katolik di Indonesia memperingati Paskah dari rumah akibat pandemi COVID-19. 

Meskipun, Fredy Rante Taruk mengakui ada beberapa kendala dalam melaksanakan kegiatan ibadah dari rumah.

"(Gereja Katolik) mengeluarkan surat edaran kebijakan dan imbauan dari masing-masing keuskupan yang diikuti juga dengan kesadaran dan kerelaan umat untuk tinggal di rumah dan melakukan ibadah bersama keluarganya masing-masing khusunya pada masa pekan suci ini secara online," kata Fredy di konferensi pers, Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (11/4/2020).

Pujian bagi Tuhan:


Menurut Fredy terdapat beberapa umat merasa sedih akibat tidak dapat melakukan ibadah bersama di gereja. Kemudian, ada umat yang memiliki keterbatasan mengakses ibadah secara online.

"Namun dalam pelaksanaan ada tantangan spiritual dan teknis yang harus kami hadapi. Sebagian umat merasa kurang pas dan merasa tidak sempurna dan merasa sedih tidak dapat berkumpul di gereja berdoa, bernyanyi dan merayakan kemenangan iman namun lambat laun hal ini bisa diterima," kata Fredy.

"Tetapi masih ada kesulitan bagi umat yang sulit dengan sinyal internet atau yang tidak memiliki fasilitas untuk mengikuti perayaan secara online. Tantangan lain adalah tantangan Ada yang sulit sinyal internet dan tidak bisa ikut perayaan secara online," sambungnya.

Lebih lanjut, Fredy mengungkapkan adanya stigma sebagian masyarakat sehingga masih mengucilkan orang yang berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). Dia pun meminta umat Katolik bersikap baik kepada para ODP dan PDP.

"Tantangan lain adalah tantangan.. dalam situasi ini sebagian masyarakat masih mempunyai stigma atas orang yang menjadi ODP maupun PDP sehingga merasa dikucilkan atau dicap kotor oleh masyarakat. Dalam situasi ini gereja mengimbau kepada umatnya untuk tetap memperlakukan orang dengan status ODP dan PDP dengan baik dengan penuh kasih sebagai sesama dan menolong mereka memberikan dukungan untuk mereka menemukan kesembuhannya," jelas Fredy.

Selain itu, Fredy menganjurkan agar umat Katolik dapat memaknai Paskah tahun ini sebagai sarana menyebarkan kasih ke sesama. Khusunya bagi orang-orang yang membutuhkan pertolongan di masa pandemi COVID-19.

"Maka ibu bapak perayaan Paskah ini kita beri arti dan makna membagikan kasih dan kepedulian bagi sesama khususnya orang-orang miskin, para lanjut usia, pengangguran, pengungsi, tuna wisma, tenaga medis dan siapa saja yang membutuhkan pertolongan," tutur Fredy. (*)