Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
DRAMATIS, Polantas Gendong Penderita Jantung


Peristiwa

DRAMATIS, Polantas Gendong Penderita Jantung

Jumat, 14 Febuari 2020 22:27 WIB
IMG
Bripka Sigit Purnomo menggendong Muhammad Darwin. Foto: Ist

Rayapos | Jakarta - Peristiwa luar biasa terjadi di halte bus RS Harapan Kita, Jumat (14/2/2020) pagi. Polantas Jakarta Barat, Bripka Sigit Purnomo menggendong lelaki yang jantungnya kambuh.

Lelaki yang jantungan itu, Muhammad Darwin, digendong Bripka Sigit dari halte bus menuju IGD RS Harapan Kita. Sejauh 200 meter.

Akhirnya, nyawa Muhammad Darwin tertolong. Kini dia sudah membaik.

"Iya alhamdulillah kabarnya sudah membaik," kata Bripka Sigit saat dihubungi wartawan, Jumat (14/2/2020) sore.

Sigit mengatakan, saat ini korban masih dirawat di rumah sakit. Namun korban sudah bisa diajak berkomunikasi.

"Tadi sudah bisa komunikasi, Sudah bisa ngomong," imbuhnya.

Sigit juga telah bertemu dengan keluarga korban di RS Harapan Kita. 

Pihak keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada Sigit yang telah membantu korban.

"Iya, kita ketemu di sana. Ketemu di RS Harapan Kita sama istrinya dan kakaknya," tuturnya.

Sigit menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Halte RS Harapan Kita, Jl S Parman, Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020) pagi. 

Saat itu Sigit mendapat informasi melalui handy talkie (HT) adanya korban yang terserang jantung dan membutuhkan pertolongan segera.

"Waktu itu korban memang informasinya mau kontrol ke RS Harapan Kita," tuturnya.

Sigit yang saat itu sedang bertugas menjaga lalu lintas kemudian berlari ke Halte RS Harapan Kita. 

Setibanya di sana, dia mendapati korban sudah dikerumuni oleh sejumlah warga.

Sigit kemudian meminta warga untuk menaikkan korban ke punggungnya. Sigit membungkuk.

Maka, dua lelaki mengangkat tubuh korban. Lalu diletakkan di punggung Sigit.

Tanpa pikir panjang. Sigit langsung berlari menuju ke IGD RS Harapan yang berjarak sekitar 200 meter dari halte.

Setibanya di IGD, korban langsung ditangani oleh petugas rumah sakit. 

Sigit kemudian kembali ke pos jaga untuk melaksanakan tugasnya kembali. (*)