Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Banjir Parah Jakarta, Sandiaga Beri Saran Anies Begini...


Peristiwa

Banjir Parah Jakarta, Sandiaga Beri Saran Anies Begini...

Minggu, 09 Febuari 2020 17:21 WIB
IMG
Sandiaga Uno

Rayapos | Jakarta - Banjir Jakarta yang parah ternyata dipantau eks Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Dia menyarankan pihak Pemprov DKI, begini:

"Ya paling utama menurut saya koordinasi. Di masa lalu kami juga menghadapi hal yang sama namun curah hujannya nggak seperti sekarang kan."

Dilanjut: "Curah hujan sekarang sangat tinggi, luar biasa jadi kerjanya harus ekstra koordinatif, harus lebih antisipatif," kata Sandi kepada wartawan di JCC, Jakarta, Minggu (9/2/2020).

Sandi kemudian mencontohkan banjir underpass Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) yang terjadi saat ini. Tenggelam sampai lima meter

Saat dirinya menjabat wagub, lanjut Sandi, underpass memang termasuk dalam area yang terancam genangan air. 

Tapi, lanjut Sandi, Pemprov DKI kala itu menambah pompa air dengan tujuan tidak terjadi banjir.

"Misalnya pompa di underpass Kemayoran, itu juga dulu banjir, tapi 2018 saya pastikan karena mau masuk Asian Games bahwa jumlah pompanya itu dua kali lipat dari pada yang dibutuhkan," jelas Sandiaga.

Sandi kemudian mengatakan, masyarakat tak perlu menyalahkan pemprov terkait persoalan banjir. 

Semua pemangku kepentingan termasuk masyarakat Jakarta, ucap Sandi, juga wajib gotong rotong mengatasi banjir.

"Kita harus bergerak cepat sekali dan kita harus berhenti saling salah menyalahkan. Ini tugas kita bersama, jangan salahkan Pak Gubernur karena ini tugas kita semua," kata Sandiaga.

"Jadi pompanya disiapkan, masyarakat turun ke bawah antisipasi, harus ada peringatan dini dengan cuaca ekstrem. Sekarang kita harus mampu antisipasi bagaimana menghadapi curah hujan luar biasa," sambungnya.

Seperti diketahui, Underpass Kemayoran hingga Minggu (9/2/2020) saat ini masih tergenang air. Underpass itu tergenang setinggi tiga meter

Pukul 13.30 WIB Minggu (9/2/2020) di Underpass Kemayoran, mobil pompa masih dinyalakan dan melakukan penyedotan air. 

Ketinggian air masih berada pada 2,8 meter. Parah sekali. (*)