Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Dia Sembuh dari Corona, Ini Rahasianya...


Peristiwa

Dia Sembuh dari Corona, Ini Rahasianya...

Minggu, 02 Febuari 2020 08:09 WIB
IMG
Chen, sembuh dari Corona setelah 19 hari dirawat di RS. Foto: Chinapress.com


Rayapos | Jakarta - Pria bernama Chen (49) di China, pengidap virus Corona dan sudah dirawat 19 hari di RS, akhirnya sembuh.

Dikutip dari South China Morning Post, Sabtu (1/2/2020) Chen mengaku, dia rutin minum air mencapai 25 liter tiap hari.

Saat keluar dari rumah sakit, si pria berteriak bahagia "aku baik-baik saja."

Tapi, pengakuan minum 25 liter air per hari, sangat diragukan. Sebab, maksimal ginjal bisa memproses 5 liter air per hari. Selebihnya ginjal bisa jebol.

Chen terjangkit virus Corona di Provinsi Jianxi, China. Dia mengalami gejala virus itu pada awal Januari 2020.

Chen pergi ke Wuhan pada Oktober 2019 untuk urusan perdagangan unggas. Ia kembali ke Pingxiang, Jiangxi pada 2 Januari 2020.

Setelah kembali dari Wuhan, Chen mengalami batuk pada 5 Januari 2020.

Berlanjut, demam dirasakan oleh Chen pada 7 Januari.

Selain itu, Chen juga merasakan sesak dada dan sejumlah gejala lainnya. Semua itu gejalan orang terkena virus Corona.

Pemeriksan memastikan, bahwa Chen telah terinfeksi virus Corona.

Ia lalu dibawa ke Rumah Sakit Rakyat Kedua, Pingxiang.

Dikutip Lamer dari World of Buzz, Chen mengalami demam yang tidak tertahankan selama enam hari enam malam.

Chen mengatakan, ia harus minum 25 liter air setiap hari.

Hal ini dilakukan oleh Chen untuk menghilangkan gejala tenggorokan yang kering akibat virus Corona.

Pada 26 Januari 2020 atau setelah 19 hari dirawat, dokter yang memeriksa Chen mendapati hasil bahwa pria paruh baya tersebut telah sembuh dari Corona.

Tes virus Corona yang kembali dilakukan menunjukkan hasil negatif.

Chen pun akhirnya dibolehkan pulang. Dokter hanya meresepkan obat untuk mengatasi gejala atau tanda virus Corona.

Mereka tidak dapat membunuh virus pneumonia Wuhan.  

Saat keluar RS, Chen menunjukkan ekspresi bahagianya,"Aku baik-baik saja! Semuanya baik-baik saja!".

Sebelum Chen pergi meninggalkan rumah sakit, ia sempat memberi karangan bunga kepada staf media yang merawatnya selama ini.

Hal tersebut dilakukan oleh Chen sebagai bentuk rasa terima kasihnya.

Meski tidak bisa dipastikan aktivitas meminum 25 liter per hari membuat Chen sembuh dari virus Corona, tetapi meminum air sebanyak itu setidaknya mengurangi rasa kering akibat infeksi radang tenggorokan akibat virus Corona.

Saran IDI 

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Doktet Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mengatakan: 

Mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin setelah beraktivitas sangat efektif untuk mencegah penyebaran kuman ke dalam tubuh.

Mencuci tangan mengunakan sabun menurutnya merupakan langkah yang cukup efektif untuk mencegah dan mengurangi resiko penularan, salah satunya virus Corona yang tengah jadi perbincangan saat ini.

"Secara spesifik belum ada penelitian untuk virus Corona tapi kalo virus lain sangat efektif. Hubungan cuci tangan dari WHO atau Kemenkes misalnya itu diare jadi sangat spesifik mendorong hal itu," kata Daeng di Kantor Sekretariat PB IDI, Jumat (31/1/2020).

Maka, pihaknya merekomendasikan masyarakat untuk waspada terhadap virus dengan menjaga kebersihan.

Apalagi dengan adanya virus Corona saat ini tentu harus ada kewaspadaan dini, meski virus tersebut belum ada di Indonesia.

Namun, informasi yang Daeng dapat, penyebaran virus itu tak lagi dari hewan ke manusia, melainkan manusia ke manusia.

"Kenapa harus cuci tangan, karena tangan ketika memegang apapun pasti akan menempel, dan terkadang kita mengelap mata, mata itu mokosa. Jika itu tersentuh bisa tertular," katanya.

Hindari Kontak

Daeng menyebut, pneumonia pada virus Corona mirip dengan pneumonia pada umumnya. 

Hanya saja virus tersebut tergolong baru, dan belum ada vaksin yang dapat mencegahnya, sehingga perlu mendorong cara hidup sehat.

"Mencegah penularan antara lain menghindari kontak dengan penderita infeksi pernafasan, menghindari kontak dengan hewan liar, menjaga kebersihan tangan, serta mempraktekan etika batuk dan bersin," ujarnya.

Daeng merekomendasikan untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dengan sabun. 

Diharuskan sabun tersebut memiliki kandungan antiseptic, jika tidak dapat mengunakan alternatif lain seperti hand sanitizer.

"Sabun yang memiliki fungsi membunuh kuman yang ada di tangan. Sabun yang mengandung antiseptic. Kalo hanya sabu parfum wangi saja dan tidak membunuh kuman di tangan, sama saja," ucapnya. (*)