Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Bayar Tol Nantinya Tidak Lagi Begini...


Peristiwa

Bayar Tol Nantinya Tidak Lagi Begini...

Rabu, 06 November 2019 08:14 WIB
IMG
Begini cara pembayaran tol sekarang. Kelak tidak lagi begini.

Rayapos | Jakarta - PT Jasa Marga Tbk berencana menerapkan cara baru pembayaran tol. Pengemudi kendaraan, nantinya tak perlu berhenti di gardu tol.

Selama ini, sistem pembayaran di gerbang tol (GT) menggunakan tapping kartu elektronik. Menempelkan kartu di mesin detektor.

Nantinya, ada dua alternatif sistem. Keduanya, pengemudi kendaraan tidak perlu berhenti di gardu tol. Langsung jalan, tapi laju kendaraan agak melambat.

Salah satu metode pembayaran dilakulan dengan sistem transaksi nir sentuh berbasis Radio-Frequency Identification (RFID) atau dikenal dengan Single Lane Free Flow (SLFF).

Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Donny Arsal melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/11/2019) mengatakan:

"SLFF ini merupakan pengembangan teknologi Electronic Toll Collection (ETC) menuju sistem Multi Lane Free Flow (MLFF)."

Apakah itu?

Sistem tersebut saat ini diaplikasikan ke dalam bentuk sticker yang menempel di head lamp kendaraan dan OBU dalam bentuk yang lebih kecil.

"Sticker RFID di head lamp kendaraan, diintegrasikan dengan aplikasi FLO yang dikembangkan oleh Jasa Marga," jelasnya.

Lebih lanjut, Corporate Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani menjelaskan:

Kendaraan yang diintegrasikan dengan stiker dan aplikasi FLO, tak perlu lagi berhenti di gerbang tol.

"Kendaraan yang disambungkan dengan sistem aplikasi dan sticker FLO bisa langsung melakukan pembayaran tanpa harus berhenti di gate. Sistem akan langsung mendeteksi sehingga kendaraan bisa langsung jalan," tutur Faiza.

Tapi, demi keamanan pengendara, disarankan untuk mengurangi kecepatan ketika melintas di gerbang tol.

"Maksimal kecepatan saat melintas di gate berkisar 20-25 km/jam," katanya.

Dengan laju kecepatan kendaraan segitu, maka sensor bisa membaca atau memproses pembayaran tol.

Saat ini, sistem tersebut diujicobakan secara terbatas di 38 gardu Tol Jabotabek dan 3 gardu tol di Jalan Tol Bali-Mandara.

Faiza menjelaskan, bahwa terbuka peluang bagi pihaknya untuk membangun sistem pembayaran dengan cara lain di kemudian hari.

Metode Pembayaran QR Code

"Apakah QR Code mungkin untuk diaplikasikan? Tentu saja mungkin, semuanya kembali lagi pada teknologi apa nantinya yang disetujui akan digunakan oleh Pemerintah. Ini yang masih kami tunggu terkait dengan regulasinya," ungkap Faiza.

QR Code Gunakan Aplikasi TersendiriDengan metode pembayaran menggunakan QR Code, maka pengguna jasa cukup menempelkan ponsel di dashboard mobil saja.

Corporate Communication Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti mengatakan:

Apabila nantinya metode pembayaran QR Code jadi diterapkan, penggunaannya dilakukan melalui aplikasi yang saat ini masih terus dikembangkan.

"Nanti menggunakan apliksai tersendiri," ucap Irra saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/11/2019).

Aplikasi tersebut sama seperti aplikasi penyedia layanan pembayaran lainnya.

Menggunakan metode top up guna pengisian saldo sebelum melakukan pembayaran gerbang tol tertentu.

Irra mengklaim, pihaknya telah melakukan uji coba secara internal metode pembayaran menggunakan QR Code.

"Sudah diuji coba secara internal dan dibuktikan bahwa QR Code bisa digunakan sebagai alat pembayaran gerbang tol," katanya.

Tapi, Irra menyatakan, penerapan sistem pembayaran QR Code masih akan menunggu keputusan pemerintah.

Ia pun menambahkan bahwa metode tapping kartu elektronik masih bisa digunakan apabila nantinya metode pembayaran lain telah diterapkan.

"Intinya Jasa Marga siap dengan berbagai macam metode pembayaran tol. Kami tinggal menunggu keputusan pemerintah terkait metode pembayaran yang nantinya akan diterapkan," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Jasa Marga, Donny Arsal mengatakan PT Jasamarga (Persero) Tbk berencana menghadirkan dua opsi sistem pembayaran baru dari selama ini tapping kartu elektronik.

"Rencana tidak lagi tapping. Yang sedang dikembangkan saat ini sticker di head lamp atau OBU (on board unit) tetapi lebih kecil. Ini akan kita coba di beberapa gerbang tol," ucap Donny.

Selain sticker dan OBU, Jasa Marga juga mendukung transaksi QR Code sehingga seluler pengendara hanya perlu diletakkan di dashboard mobil. Metode baru diklaim Donny bisa memangkas durasi pembayaran di gerbang tol.

"Sehingga durasi transaksi dari 7 detik bisa menjadi 1-2 detik," ujar Donny. (*)