Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Al-Baghdadi Ternyata Diterkam Anjing Pemburu


Peristiwa

Al-Baghdadi Ternyata Diterkam Anjing Pemburu

Senin, 28 Oktober 2019 15:19 WIB
IMG
Abu Bakr Al-Baghdadi dan lokasi persembunyiannya.

Rayapos | Jakarta - Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al-Baghdadi ternyata diterkam anjing pemburu pasukan Amerika, sebelum meledakkan diri dengan bom rompi.

Abu Bakar Al-Baghdadi diburu pasukan Amerika, masuk dan terjebak di terowongan buntu.

Lalu, Abu Bakar Al-Baghdadi dikejar anjing milik pasukan khusus AS, hingga Abu Bakar Al-Baghdadi digigit anjing milik pasukan khusus AS ketika di terowongan buntu tersebut.

Dikutip dari mirror.co.uk, kejadian tersebut diceritakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dikatakan Trump, Abu Bakar Al-Baghdadi sebelum tewas, menangis digigit anjing milik pasukan khusus AS. Lalu dia meledakkan diri.

Berikut pernyataan lengkap Donald Trump, terkait kronologi kematian pimpinan ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi di Suriah, saat pasukan khusus AS menyerbu Suriah.

Dibenarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, jika pimpinan ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi tewas bunuh diri.

Dengan cara Abu Bakar Al-Baghdadi ledakan diri pakai bom rompi.

Dalam konferensi pers, Donald Trump sebut dalang ISIS telah lenyap, dan mengatakan kondisi Abu Bakar Al-Baghdadi panik dan takut saat diserang pasukan khusus Amerika Serikat.

"Dalang ISIS, Abu Bakar al-Baghdadi telah dilenyapkan dan saat-saat terakhirnya dia (Abu Bakar Al-Bagdhadi) dalam kondisi ketakutan total, panik total, dan ketakutan", katanya MInggu (27/10/2019).

Dia mengatakan, kematian pimpinan ISIS tersebut merupakan misi serangan berbahaya dan paling berani yang dilakukan pasukan khusus AS di Suriah. Serangan dilakukan dalam semalam.

Donald Trump menyebut, Abu Bakar Al-Baghdadi berlari menangis ketakutan  mirip orang pengecut.

Tubuh Abu Bakar Al-Baghdadi akhirnya hancur akibat ledakan bom rompi sendiri yang terpasang di tubuhnya.

Berdasarkan hasil investigasi dan identifikasi tubuh Abu Bakar Al-Baghdadi yakni positif tubuh milik Abu Bakar Al-Baghdadi.

"Abu Bakar al-Baghdadi sudah mati," kata Trump. "Dunia sekarang adalah tempat yang jauh lebih aman"

Kronologisnya, persembunyian Abu Bakar al-Baghdadi diketahui pasukan khusus AS. Kemudian diburu.

Seketika, Abu Bakar al-Baghdadi lari. Dia membawa serta dua isteri dan tiga anak mereka.

Mereka kemudian masuk ke dalam terowongan buntu. Pasukan AS tidak ikut masuk terowongan. Melainkan, melepaskan anjing mengejar mereka.

Saat itulah Abu Bakar al-Baghdadi diterkam anjing. Tak lama kemudian, Abu Bakar al-Baghdadi meledakkan diri dengan bom rompi.

Dia bersama anak-isterinya, serta anjing, mati. Terowongan runtuh akibat ledakan bom.

Donald Trump mengatakan: "Mereka yang menyebabkan kematian."

"Penjahat yang berusaha sangat keras untuk mengintimidasi orang lain, menghabiskan saat-saat terakhirnya dengan rasa takut, panik, takut akan pasukan Amerika yang menjatuhkannya," kata presiden.

"Dia mencapai ujung terowongan ketika anjing-anjing kami mengejarnya. Dia menyalakan rompinya, membunuh dirinya sendiri dan ketiga anaknya. Tubuhnya dimutilasi oleh ledakan. Terowongan itu telah runtuh ke arahnya"

"Seorang pembunuh brutal, seorang yang telah menyebabkan begitu banyak kesulitan dan kematian, telah dengan keras dihilangkan. Dia tidak akan pernah lagi menyakiti pria, wanita, atau anak yang tidak bersalah lainnya," jelasnya.

Di lokasi kejadian saat itu, ditemukan ada 11 anak yang selamat dan tak terluka.

Sementara, sebagian pasukan Abu Bakar Al-Baghdadi menyerah, dan ada juga yang mati ditembak oleh pasukan khusus AS.

Trump sebelumnya memposting tweet samar yang mengatakan: "Sesuatu yang sangat besar baru saja terjadi!"

Trump menggambarkan Baghdadi sebagai salah satu orang paling jahat dalam sejarah.

Dikatakan, selama bertahun-tahun Al-baghdadi bersembunyi. Sampai-sampai AS menghargai kepala Al-baghdadi USD 25 juta.

Donal Trump memuji personel khusus AS, sukses. Menurutnya, tak ada satu pun yang terluka, di luar target, dalam penyerangan ke Suriah tersebut.

Menurutnya, misi penyerangan itu sangat rahasia sehingga menemukan keberadaan Al-baghdadi. (*)