Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Polisi Imbau Warga Malaysia Tak Ikut Aksi Damai Tolak Zakir Naik


Peristiwa

Polisi Imbau Warga Malaysia Tak Ikut Aksi Damai Tolak Zakir Naik

oleh. Virsen A.K- Jumat, 23 Agustus 2019 11:14 WIB
IMG
Zakir Naik. Foto: AFP

Rayapos | Kuala Lumpur - Ustaz Zakir Naik akan didemo massa Malaysia. Demo damai diberi judul 'Say No To Zakir Naik, Equal Rights to Indians & Others Races'.


Dilansir dari Free Malaysia Today, Jumat (23/8/2019), rencananya aksi damai itu akan digelar di Brickfields, Kuala Lumpur, pada Sabtu (24/8/2019) besok.


Kepolisian Diraja Malaysia menyarankan, masyarakat untuk tidak ikut aksi yang katanya damai itu.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kepolisian Brickfields, Arifai Tarawe, menyatakan pihaknya telah menerima pemberitahuan dari penyelenggara aksi tersebut. 


Namun, pemberitahuan itu tidak lengkap dan tidak memenuhi persyaratan yang diatur oleh Undang-undang Aksi Damai.


"Dengan demikian, kami menyarankan masyarakat untuk tidak ikut serta dalam pertemuan ini demi memastikan kesejahteraan warga di area tersebut tetap terjaga," imbau Arifai.


Pemberitahuan itu sesuai dengan pasal 9 ayat 1 Undang-undang setempat tentang Aksi Damai tahun 2012. 


Zakir Naik telah memancing kemarahan publik Malaysia dengan komentar kontroversialnya soal warga etnis China dan warga minoritas Hindu yang disampaikan dalam sebuah dialog keagamaan di Kelantan, beberapa waktu lalu.


Saat itu Zakir Naik mempertanyakan loyalitas warga Hindu di Malaysia. Padahal, dia sendiri warga negara India.


Dia juga menyebut warga etnis China di Malaysia sebagai 'tamu lama'. Dan, etnis China harus pulang ke negara asal mereka terlebih dulu, saat mengomentari seruan deportasi yang menghujaninya.


Menyusul polemik yang dipicu komentar kontroversial itu, lebih dari 100 laporan soal Zakir Naik diajukan publik ke polisi Malaysia. 


Zakir Naik pun kini diselidiki atas dugaan melanggar Pasal 504 UU Pidana Malaysia, yang mengatur soal tindak penghinaan secara sengaja dengan niat memprovokasi untuk merusak perdamaian.


Oleh Malaysia, pendakwah berkewarganegaraan India yang berstatus permanent resident ini dilarang menyampaikan pidato dan ceramah, juga dilarang berbicara di semua platform termasuk media sosial, hingga penyelidikan kepolisian atas dirinya selesai.


Awal pekan ini, Zakir Naik telah meminta maaf atas kesalahpahaman yang ditimbulkan oleh komentar-komentarnya. 


Namun dia tetap berkelit, menegaskan komentarnya dikutip secara keliru dan diambil keluar konteks serta direkayasa oleh pihak-pihak tertentu. (*)