Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Ekspor Ikan RI Ditolak China, Karena Ditemukan Patogen Corona


Bisnis

Ekspor Ikan RI Ditolak China, Karena Ditemukan Patogen Corona

oleh. Andrew Tito- Sabtu, 19 September 2020 12:14 WIB
IMG
Otoritas China meneliti produk impor mereka. Foto: Strait Times

Rayapos | Jakarta - Ekspor ikan dari Indonesia ditolak China, karena ditemukan patogen virus Corona pada kemannya. Ikan itu produksi PT Putri Indag, Sumatera Utara, Indonesia. Demikian dikutip dari Strait Times, Sabtu (19/9/2020).

China akan menghentikan impor produk akuatik dari PT Putri Indah selama seminggu, setelah menemukan partikel virus korona pada kemasan ikan layur beku, kata kantor bea cukai dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir dari Strait Times.

Dikonfirmasi wartawan, pihak PT Putri Indah tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui SMS dan telepon. Sehingga tidak ada tanggapan.

Pihak berwenang China telah menyelidiki daging impor, makanan laut, kemasan, dan wadah sebagai sumber potensial Covid-19 sejak Juni setelah berulang kali menemukan jejak patogen.

Namun, hanya enam dari lebih dari 500.000 sampel yang dinyatakan positif virus corona, kata bea cukai awal bulan ini.

Negara itu sebelumnya telah melarang impor produk termasuk daging beku, udang Ekuador, dan sayap ayam Brasil setelah tes positif.

Sementara Badan Pengawas Obat dan Makanan AS mengatakan bahwa tidak ada bukti Covid-19 ditularkan melalui makanan atau kemasan makanan, para peneliti China telah menemukan virus corona pada salmon dingin mungkin menular selama lebih dari seminggu. (*)