Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Turki Menggelar Ujicoba Terhadap Rudal S-400 Buatan Rusia


Eropa Amerika

Turki Menggelar Ujicoba Terhadap Rudal S-400 Buatan Rusia

Selasa, 13 Oktober 2020 16:19 WIB
IMG
Rudal Pertahanan Udara S-400 berjejer di lokasi penempatan.

RAYAPOS | JAKARTA - Turki siap menggelar uji coba terhadap rudal pertahanan anti pesawat S-400 miliknya. Sistem pertahanan udara anti pesawat tersebut mereka dapatkan lewat kesepakatan pembelian dengan Rusia.

Proyek pembelian sistem persenjataan kontroversional itu disebabkan oleh pihak AS yang enggan menjual sistem rudal pertahanan udara Patriot kepada Turki.

Padahal Turki merupakan salah satu anggota NATO, sekaligus merupakan negara pertama yang menerima pesanan jet tempur F-35 dari AS.

Sistem Rudal Pertahanan Udara S-400 sendiri merupakan salah satu persenjataan tercanggih di era modern, selain Sistem Rudal Pertahanan Udara Patriot buatan AS.

Sistem Rudal Pertahanan Udara yaang mampu menembakan rentetan rudal dalam radius jarak 400 km (249 mil) itu dinamai "Growler" oleh NATO.

Memiliki fungsi sebagai sistem pertahanan permukaan ke udara, S-400 juga mampu melacak kehadiran pesawat musuh di zona radarnya.

Dikutip dari Aljazeera, angkatan bersenjata Turki telah menempatkan sistem rudal S-400 di dekat Laut Hitam, dekat Sinop, perbatasan sisi utara Turki.

Penempatan sistem rudal canggih buatan Rusia itu telah dilakukan sejak awal bulan Oktober lalu. (02/10/2020).

Hal tersebut sontak menimbulkan kekhawatiran bagi negara-negara sekutu NATO di sekitaran wilayah tersebut.

Negara-negara sekutu NATO di sekitar perairan Laut Hitam diantaranya adalah Bulgaria, Rumania, Moldova, dan Ukraina. (**)