Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Lima Jet Tempur Dassault Rafale Pesanan India Siap Dikirim


Asia

Lima Jet Tempur Dassault Rafale Pesanan India Siap Dikirim

oleh. Rangga Ansori- Selasa, 28 Juli 2020 14:09 WIB
IMG
Pembelian dua skuadron Jet Tempur Dassault Refale oleh Pemerintah India memiliki nilai kontrak mencapai 9,4 Milliar Dollar AS

RAYAPOS | JAKARTA – Lima unit jet tempur Dassault Refale untuk pemesanan gelombang pertama oleh Pemerintah India siap dikirim dari pabrik Dassault Aviation di Perancis. Selasa (28/07/2020) WIB.

Dikutip dari Aljazeera, kelima jet tempur canggih itu telah menjalani uji coba terbang oleh para Perwira Angkatan Udara India (IAF) dari Merignac di Prancis barat daya.

Menyusul ketegangan dengan militer Tiongkok, Pemerintah India belakangan ini memutuskan untuk terus menggenjot proyek pembangunan armada udara mereka.

Proyek pembelian salah satu jet tempur tercanggih itu telah dimulai sejak tahun 2016, dengan jumlah pesanan sebanyak 36 unit (dua skuadron).

Proyek kontroversial bernilai sekitar 9,4 Miliar Dollar AS itu sebelumnya sempat dibayang-bayangi tuduhan korupsi yang dilontarkan oleh pihak partai oposisi India. Namun tuduhan itu telah di tepis oleh Perdana Menteri India Narendra Modi dalam sebuah kongres.

Jet Tempur terbaru yang dimiliki oleh Angkatan Udara India (IAF) itu dibuat oleh perusahaan aviasi Dassault Aviation yang berbasis di Perancis. Pembelian jet tempur Dassalut Refale oleh Pemerintah India sendiri bertujuan untuk peremajaan alutista, mengingat mereka beberapa kali terlibat ketegangan dengan militer Tiongkok soal perbatasan.

Rencananya kelima jet tempur itu akan sampai di Pangkalan Udara Ambala di India utara pada hari Rabu (29/07/2020) waktu setempat. Pangkalan Udara Militer itu berada sekitar 200 Km dari wilayah perbatasan dengan Pakistan dan Tiongkok.

Pada proses pengiriman tersebut kelima jet tempur itu akan melakukan pengisian bahan bakar di udara. Selain itu, rombongan Dassaullt Refale juga akan singgah di Al Dhafra, Uni Emirat Arab.

Tempat persinggahan tersebut merupakan salah satu pangkalan udara milik Perancis yang berada di Uni Emirat Arab.

Sementara sejumlah 31 jet tempur lainya akan dikirim mulai bulan Oktober 2020, dimana sebelum dikirim akan melalui tes uji coba terbang dan pelatihan pilot yang dilakukan di Perancis. (**)