Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Lebih dari Seratus Orang Tewas Tersambar Petir di India Utara


Asia

Lebih dari Seratus Orang Tewas Tersambar Petir di India Utara

oleh. Rangga Ansori- Jumat, 26 Juni 2020 14:45 WIB
IMG
Pemerintah negara bagian Andhra Pradesh mencatat jumlah serangan petir sebanyak 36.749 kali dalam jangka waktu 13 jam

RAYAPOS | JAKARTA – Seratus orang lebih tercatat meninggal dunia karena tersambar petir di India Utara, tim penanggulangan bencana setempat tengah serius menangani kasus ini. Jumat (26/06/2020) WIB.

Tim penanggulangan bencana setempat mencatat sejumlah 83 orang meninggal di tempat, sedangkan 20 sisanya meninggal setelah dilarikan ke rumah sakit.

Serangan kilat dan petir ini selalu terjadi ketika hujan lebat turun di negara bagian utara, sedangkan hujan dan badai telah menimbulkan beberapa kerusakan serius di beberapa daerah.

Pihak berwenang setempat sebelumnya telah memberikan peringatan kepada warga masyarakat agar tetap berdiam di rumah karena perkiraan cuaca mengindikasikan hujan lebat disertai badai akan terjadi secara merata.

Perdana Menteri India Narendra Modi juga mengucapkan rasa belasungkawa terhadap warga yang keluarganya menjadi korban dan menegaskan bahwa bantuan dari pemerintah akan segera didatangkan.

Sementara itu Menteri Penanggulangan Bencana Bihar Lakshmeshwar Rai menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah-langkah dalam menangani kasus bencana akibat petir tersebut.

Bencana akibat hujan dan badai memang rutin terjadi di India bagian Utara, namun kejadian kali ini merupakan yang tercatat paling banyak menelan korban jiwa.

Di daerah sekitar Uttar Pradesh kasus kematian akibat petir paling banyak terjadi pada distrik dekat perbatasan dengan Nepal dan kota suci Prayagraj.

Menurut catatan kepolisian, kasus kematian akibat sambaran petir di India jumlahnya telah mencapai sekitar 2.000 orang sejak tahun 2005.

Bahkan pemerintah negara bagian Andhra Pradesh di India Bagian Selatan pernah mencatat jumlah serangan petir sebanyak 36.749 kali, jumlah tersebut terjadi hanya dalam jangka waktu 13 jam. (**)