Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Berendam Es ala Lady Gaga, Berbahayakah?


Kesehatan

Berendam Es ala Lady Gaga, Berbahayakah?

oleh. Rangga Ansori- Kamis, 17 September 2020 16:32 WIB
IMG
Lady Gaga sedang berendam di dalam Bathub.

RAYAPOS | JAKARTA – Bintang pop internasional asal Amerika Serikat Lady Gaga baru-baru ini mendapat banyak sorotan dari publik terkait kebiasaanya berendam di dalam bak berisi es untuk meredakan rasa lelah pada tubuhnya.

Perempuan 34 tahun bernama asli Stefani Joanne Angelina Germanotta itu memang dikenal sebagai publik figur yang kerap kali bertingkah nyeleneh dan kontroversional. Beberapa lagu karyanya juga dituding mengadung pesan-pesan yang terlalu ekstrem.

Terkait kebiasaanya berendam menggunakan air es, sebetulnya telah banyak diketahui publik sejak tahun 2016. Namun baru-baru ini, pelantun hits berjudul “Bad Romance” itu mengunggahnya di akun istagram pribadinya.

Memasuki masa pandemi seperti saat ini, mulai banyak orang yang penasaran dengan manfaat dan efek samping, serta kajiannya secara klinis. Hal tersebut tentu tidak aneh, mengingat saat ini kebanyakan saling berlomba-lomba menemukan kegiatan baru untuk mengurangi rasa bosan selama berdiam diri di rumah.

Kajian Medis

Dikutip dari laman Healthline, seorang ahli bedah ortopedi bernama Dr. A. Brion Gardner dari The Centres for Advanced Orthopedics (Pusat Studi Ortopedi Lanjutan, AS) mengatakakan bahwa isu-isu terkait manfaat berendam air es belum dapat dipastikan kebenaranya.

Ia menjelaskan, adapun manfaat dari berendam air es sebenarnya masih belum dapat dibuktikan dengan riset dan penelitian medis yang falid.

“Studi tersebut tidak membuktikan 100 persen bahwa tidak ada manfaat mandi es,”

“Ini menunjukkan bahwa manfaat yang diyakini sebelumnya dari pemulihan yang lebih cepat, pengurangan kerusakan otot dan jaringan, dan peningkatan fungsi belum tentu benar.” ungkapnya.

Sementara itu Dr. Thanu Jey dari Yorkville Sports Medicine Clinic (Klinik Kedokteran Olahraga Yorkville) mengatakan bahwa berendam air es memiliki banyak manfaat dalam bidang olahraga. Metode pemulihan kondisi otot dengan berendam air es telah banyak digunakan oleh para ahli sport science dan fisiotherapis.

“Akan selalu ada penelitian yang akan mendukung kedua sisi perdebatan ini,”

“Meskipun banyak penelitian tidak meyakinkan, saya berpihak pada manajemen terbaik saat ini dari atlet profesional yang secara teratur menggunakan mandi es.” katanya.

Hingga saat ini penelitian terkait berendam air es memang masih sangat terbatas. Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah besaran ukuran terkait umur dan kondisi fisik sampel.

Potensi Manfaat

Metode pemulihan kondisi fisik (otot) sebenarnya sudah menjadi sesuatu yang lumrah dalam dunia sport science. Beberapa klub olahraga bahkan sering kali menampilkan agenda berendam air es yang dilakukan oleh para atlitnya.

Namun yang perlu dipahami adalah para atlit profesional itu berendam menggunakan air es berdasarkan anjuran dan pengawasan tim pelatih dan tim medis. Bahkan para atlit profesional tidak merendam seluruh tubuhnya di dalam air es, melainkan hanya pada titik-titik otot tertentu saja.

Berikut adalah manfaat potensial berendam air es, berdasarkan kaidah sport science menurut Dr. A Brion Gardner :

1. Meredakan nyeri dan nyeri otot

Berendam air es dapat mengurangi peradangan pada otot, serta memberikan rasa nyaman pada tubuh yang banyak melakukan gerakan secara ekstrem.

2. Membantu sistem saraf pusat

Mandi es juga dapat membantu sistem saraf pusat, mempercepat tidur, serta mengurangi rasa lelah setelah latihan/pertandingan. Selain itu, berendam air es juga dapat membantu meningkatkan responsibilitas kinerja otot dalam kegiatan olahraga.

3. Menghambat respon peradangan (inflamasi)

Menurunkan suhu  lokal setelah berolahraga membantu membatasi respons peradangan, serta membantu mempercepat pemulihan.

4. Membuat tubuh menjadi lebih segar

Berendam air es dapat menurunkan suhu dan kelembaban tubuh sebagai dampak dari gerakan-gerakan yang dilakukan saat berolahraga.

5. Melatih saraf vagus

Saraf vagus dihubungkan dengan sistem saraf parasimpatis, dan melatihnya dengan berendam air es dapat membantu menghadapi situasi stres secara lebih baik.

Potensi Resiko

Dikutip dari Healthline menurut Dr A Brion Gardner, menurunkan suhu tubuh secara ekstrem dapat memperlambat aliran darah. Perlambatan atau penurunan aliran darah berpotensi menimbulkan serangan jantung dan stoke.

Hal tersebut tentu akan sangat berbahaya, mengingat kondisi fisik masing-masing individu tidak dapat di sama ratakan. Kondisi fisik yang berhubungan langsung dengan usia merupakan salah satu kendala utama dalam penelitian terkait manfaat berendam air es selama ini.

Apa yang Harus Dilakukan?

Hal paling bijak terkait merebaknya tren berendam menggunakan air es ala Lady Gaga adalah memahami terlebih dahulu potensi manfaat dan resikonya. Selaras dengan penjelasan para ahli medis diatas, bahwa metode relaksasi tubuh menggunakan air es masih sangat riskan untuk dilakukan secara mandiri.

Berendam menggunakan air es mungkin berpotensi menimbulkan manfaat positif bagi otot dan saraf, tetapi jangan pernah menutup mata terhadap potensi resikonya. Maka dari itu sebaiknya jangan pernah mencoba berendam air es tanpa pengawasan dan arahan dari seorang yang berkompeten pada bidangnya.

Selagi belum ada publikasi ilmiah yang menunjukan manfaatnya secara falid, jangan pernah bertaruh dengan keselamatan diri. (**)