Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Gepokan Uang Jatuh dari Langit Blackhall Colliery


Eropa Amerika

Gepokan Uang Jatuh dari Langit Blackhall Colliery

24 Nov 37 Views
IMG
Detektif menunjukkan segepok uang yang jatuh di Desa Blackhall Colliery, Inggris.

Rayapos | Jakarta - Di Inggris kini dihebohkan gepokan uang tergeletak di trotoar. Tepatnya di Desa Blackhall Colliery, di timur laut Inggris.

Gepokan uang itu terbungkus plastik. Mata uang Pondsterling. Tergeletak di pinggir jalan. Seolah-olah jatuh dari langit.

Tidak hanya terjadi sekali. Tapi sudah ditemukan warga tiap pagi, dalam lima tahun terakhir ini.

Dikutip dari bbc.com, Rabu (20/11/2019), jumlah uang yang sering ditemukan adalah sejumlah 2.000 Poundsterling atau sekitar Rp35 juta.

Bentuknya dalam pecahan pecahan 20 Poundsterling.

Setidaknya ada empat bendel ditinggalkan selama tahun ini. Atau sudah 13 kali dalam lima tahun terakhir ini.

Terbaru ditemukan pada Senin (11/11/2019). Hari-hari munculnya gepokan uang tunai itu tidak tentu. Bisa hari kerja atau hari libur.

Titik lokasinya juga berganti-ganti. Tapi di Desa Blackhall Colliery.

Blackhall Colliery merupakan sebuah desa bekas pertambangan batubara di timur laut Inggris. Tidak banyak dikenal orang. Tambangnya ditutup pada 1980-an.

Karena terlalu sering, warga sampai kebingungan hingga mereka melaporkannya ke polisi.

Polisi yang mencoba mencari tahu belum bisa memecahkan misteri ini.

Namun polisi memuji warga Blackhall Colliery karena melakukan hal tak terduga.

Mereka tidak mengambil uang tersebut. Melainkan menyetorkannya kepada polisi setempat.

Warga penemu, menyimpannya beberapa hari. Mereka berharap bisa memberikan kepada pemiliknya. Kalau-kalau ada orang yang merasa uangnya jatuh.

Tapi, tetap saja misteri pemilik uang itu belum terungkap. Polisi sampai menyewa detektif swasta untuk mengungkap misteri itu.

Detektif Constanble, John Foster dari Peterlee CID mengatakan, bahwa pihaknya telah mengecek bank lokal, kantor pos. Tapi, belum terungkap pemiliknya.

Bahkan, polisi menguji sidik jari. Namun segepok uang itu masih menjadi misteri.

Menurut polisi, total uang misteri itu sebanyak 26.000 poundsterling (setara sekira Rp473 juta) telah ditemukan selama lima tahun terakhir.

Itu dalam 13 paket yang masing-masing berisi 2.000 Poundsterling (sekira Rp36 juta) dalam pecahan 20 Poundsterling.

Dia mengatakan, "Buntalan uang itu ditinggalkan di depan mata publik, seperti di trotoar dan tempat umum lainnya."

"Meski demikian, kami berterima kasih mungkin ada orang Samaria yang baik dan meninggalkan uang itu," katanya.

"Kepemilikian uang itu menjadi misteri, dan hingga kini belum ada yang mengetahui mengapa uang itu ditinggalkan dan mengapa mereka terus muncul," jelasnya.

Situasi ini diposting di Facebook polisi setempat dan warganet memberikan tanggapan atas kejadian ini.

Warganet bernama John Price mengatakan:

"Mungkin, seseorang yang berbuat buruk pada orang-orang Blackhall Colliery di masa lalu, bertahun-tahun yang lalu dan sekarang mencari pengampunan."

Warganet lain Gary Storey berkata, "Sungguh hal yang menyenangkan untuk dilakukan.

"Senang membantu orang dan melihat reaksi mereka, terutama jika mereka berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Dilakukan dengan baik untuk jiwa yang seperti itu." (*)