Enzo Allie Pengkhianat atau Bukan?

Enzo Allie Pengkhianat atau Bukan?




Enzo Allie di Facebook yang kini terhapus.


Rayapos | Sleman - Calon Taruna Akademi Militer (Catar Akmil), Enzo Zenz Allie, fenomenal. Dia keturunan Prancis. Lolos Catar Akmil. Sampai diwawancarai Panglima TNI. 


Belakangan, diisukan dia pendukung HTI, organisasi terlarang yang berupaya mendirikan negara khilafah. 


Isu itu muncul, sebab di Facebook Enzo ada foto dia membawa bendera HTI. Tapi, kemudian sudah terhapus. Bahkan akun Facebook Enzo dan ibunya, hilang atau dihapus.


Akibatnya heboh. Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menyatakan, jika isu tersebut benar, Enzo tidak layak masuk Akmil. Sebab, pendukung HTI berarti pengkhianat bangsa.


Terbaru, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengatakan, jika isu tersebut benar, maka TNI kecolongan dengan lolosnya Enzo masuk Akmil.


Gencarnya pemberitaan tentang ini, ditanggapi serius oleh pihak TNI AD.


KSAD, Jenderal TNI, Andika Perkasa, menjelaskan, setelah ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan saintifik ke seluruh calon prajurit taruna akademi TNI, termasuk Enzo. 


Upaya ini dilakukan untuk membuktikan berbagai tudingan ke Enzo.


"Jadi Angkatan Darat akan melakukan suatu pemeriksaan yang lebih saintifik, lebih ilmiah, menggunakan parameter yang sudah teruji untuk melihat dirinya, bukan orangtuanya, bukan siapa, karena kita ingin obyektif," jelasnya.


Hal itu disampaikan Andika kepada wartawan usai menjadi pembicara dalam penutupan Pelatihan Pembelajar Sukses bagi Mahasiswa Baru (PPSMB) di Lapangan Grha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (9/8/2019).


Andika menuturkan, pihaknya ingin proporsional dalam memeriksa calon prajurit taruna akademi TNI, termasuk Enzo. Upaya ini dilakukan untuk mencari fakta sebenarnya. Pihaknya tak ingin mengadili seseorang namun tanpa disertai bukti yang cukup.


"Jadi kita ingin proporsional, kita ingin ilmiah, karena semuanya harus dipertanggungjawabkan," ungkapnya.


Kini pihak TNI masih menunggu proses pemeriksaan berbasis saintifik yang akan diterapkan ke calon prajurit taruna akademi TNI. Setelah hasil pemeriksaan keluar pihak TNI akan mengambil tindakan yang diperlukan.


"Itu (keputusan akhir) kita lihat nanti setelah ada hasilnya dulu. Rencananya dalam waktu dekat, sehari-dua hari ini kita akan lakukan itu (pemeriksaan saintifik). Bukan hanya kepada dia, tetapi kepada semua yang ada di sana (Akmil)," pungkas dia.


Diberitakan sebelumnya, nama Enzo belakangan menuai kontroversi karena yang bersangkutan dikaitkan dengan HTI. Terkait hal tersebut, Mantan Ketua MK Mahfud MD menuding institusi TNI kecolongan.


"(TNI) kecolongan menurut saya," kata Mahfud kepada wartawan di Yogyakarta, Jumat (9/8/2019).


"TNI itukan lembaga yang dikenal ketat ya, dikenal ketat tahu rekam jejak, kakeknya (Enzo) siapa, kegiatannya apa, ternyata ini lolos di Akmil. Sampai diberi penghargaan kehormatan khusus oleh Panglima, diajak wawancara khusus," lanjutnya. (*)