Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Beli Ikan Segar Bisa Lewat Aplikasi


Bisnis

Beli Ikan Segar Bisa Lewat Aplikasi

10 May 87 Views
IMG

Rayapos | Jakarta - Belanja ikan segar, Anda tak perlu ke pasar. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pasar Ikan Modern Muara Baru, Jakarta menyediakan aplikasi online.


"Semangat pagi #SahabatBahari, belanja ikan kini semakin mudah. Tinggal pencet, ikan segar pesanan kalian bisa langsung diantar sampai rumah. Dapatkan free ongkir mulai 10 Mei 2020. Yuk, pesan ikan favoritmu untuk menu buka dan sahur nanti."


Demikian ditulis di akun Instagram @kkpgoid dikutip pada Minggu (10/5/2020).


Cara menggunakan aplikasi belanja ikan online terbilang mudah. Di akun Instagram @kkpgoid dijelaskan caranya.


Itu bisa di download di Google PlayStore dan Apple Store.


Gerakan Nasi Ikan


Mengutip artikel kkp.go.id, Gerakan Nasi Ikan yang digalakkan KKP sebagai wujud solidaritas di tengah pandemi Covid-19, terus berjalan.


Setiap harinya, ada 15 ribu bungkus nasi ikan dibagi ke masyarakat membutuhkan di berbagai wilayah Indonesia.


Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ikut mencicipi nasi ikan sebagai menu buka puasa pada Senin (4/5.2020).


Itu masakan ibu rumah tangga di wilayah Jakarta Selatan.


"Alhamdulillah, nasi ikannya enak sekali. Artinya nasi ikan yang kita bagikan sangat layak konsumsi," ujar Menteri Edhy.


Meski hanya mencicipi nasi ikan dari satu wilayah, Menteri Edhy yakin daerah lain rasanya juga enak dan sangat layak konsumsi.


Gerakan Nasi Ikan digagas langsung oleh Menteri Edhy dan pembagiannya berlangsung setiap hari hingga akhir Ramadhan.


Dana untuk membeli nasi ikan bukan bersumber dari APBN melainkan hasil patungan dirinya bersama pegawai KKP di seluruh Indonesia.


Menteri Edhy menjelaskan, Gerakan Nasi Ikan yang tadinya hanya digalakkan di internal KKP, ternyata menarik perhatian sejumlah dermawan dan mitra KKP.


Alhasil, pembagian nasi ikan kian ramai dan warga yang merasakan manfaatnya semakin banyak.


"Alhamdulillah banyak mitra KKP yang mau terlibat, seperti di Bali dan daerah lain di Indonesia. Semoga menjadi berkah dan saya percaya mereka melakukannya secara ikhlas," urai Menteri Edhy.


Alasan Menteri Edhy menggagas pembagian nasi ikan di tengah pandemi Covid-19, selain untuk membantu masyarakat sekaligus mengajak masyarakat rutin makan ikan.


Kandungan gizi pada ikan diyakini mampu meningkatkan imunitas tubuh dan mendorong tumbuh kembang anak.


"Covid belum ada obatnya, dan upaya pencegahannya adalah dengan menjaga daya tahan tubuh. Insya Allah dengan makan ikan, daya tahan meningkat. Ayo mulai sekarang, kita makan ikan," ajaknya.


Disamping itu, Gerakan Nasi Ikan bertujuan membantu penyerapan hasil tangkapan nelayan dan panen pembudidaya ikan yang ikut merasakan dampak ekonomi imbas pandemi Covid-19.


Seperti diketahui, Gerakan Nasi Ikan menyasar berbagai masyarakat wilayah di Indonesia, termasuk daerah perbatasan.


Nasi ikan dibagikan langsung oleh pegawai KKP di daerah dengan ikuti protokol Covid-19 yaitu kenakan masker dan sarung tangan.


Susi Pudjiastuti Tetap Sosialisasikan Makan Ikan


Walau kini tidak lagi menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti rupanya masih bersemangat sosialisasikan makan ikan.


Hal tersebut diungkapkan Susi Pudjiastuti lewat akun twitternya @susipudjiastuti; pada Rabu (20/11/2019).


Dalam video yang diunggahnya, Susi Pudjiastuti terlihat bersantai di sebuah pantai berpasir putih.


Masih mengenakan pakaian renang, Susi Pudjiastuti terlihat duduk di atas sebuah bantal sembari menikmati semangkuk sup ikan.


Susi yang terlihat tengah bersantai persis di bawah teduhan pohon itu mengungkapkan sup yang disantapnya itu merupakan hasil buruan nelayan.


Sehingga ikan yang diolah menjadi sup ikan itu diutarakannya sangat segar dan enak.


"Kawan-kawan, tadi setelah snorkling lihat terumbu karang yang tadi sudah dilabeli, saya dapet ikan beli dari nelayan yang baru tangkep, nelayannya dapet lima ekor kita buat sup enak sekali," ungkap Susi Pudjiastuti.


"Ikannya segar, nggak ada bau amis, terus disup begini gilig (enak sekali)," tambahnya bersemangat.


Namun, terlepas dari enak dan segarnya sup ikan yang disantapnya, terdapat beragam manfaat dari makan ikan.


Diungkapkan Susi Pudjiastuti, terdapat tiga manfaat utama apabila seseorang rutin makan ikan.


Manfaat mengkonsumsi ikan itu disebutkannya dapat menjaga kesehatan tubuh, memberikan kekuatan dan kepintaran.


"Yang kedua, makan ikan itu sehat, kuat, pintar," sambungnya.


oleh karena itu, Susi meminta agar masyarakat dapat rutin mengkonsumsi ikan.


Apabila sebaliknya, dirinya menganccam akan menenggelamkan siapa pun yang tidak makan ikan.


"Kau tidak makan ikan, saya tenggelamkan," ancam Susi.


"Makan ikan ya," tutupnya.


Postingannya disambut ramai warganet. Mereka mengaku kini rutin makan ikan atas imbauan yang disampaikan Susi.


Namun hal berbeda diutarakan oleh akun bernama @totok9nine.


Totok mengaku, dia tidak lagi makan ikan usai Susi Pudjiastuti tidak lagi menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.


"Semenjak ibu tdk jadi menteri gue tidak makan ikan, sebagai ungkapan turut sedih krn para ikan sdh ditinggalkan 'ibunya'," tulis @totok9nine.


Mendapatkan komentar tersebut, Susi Pudjiastuti terlihat sedih.


Dirinya kemudian membalas komentar @totok9nine dengan emoji menangis.


Dalam balasannya, Susi pun kembali mengingatkan agar @totok9nine rutin makan ikan supaya sehat dan pintar.


"Makan ikan lagi biar sehat & pintar," balas Susi disambut ribuan like dari warganet.


Selepas Tugas


Susi Pudjiastuti resmi melepas jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan kepada Edhy Prabowo usai acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (23/10/2019).


Lantas setelah tak menjabat sebagai menteri, apa rencana Susi? Kepada wartawan, perempuan kelahiran Pangandaran, Jawa Barat itu mengungkapkan rencananya.


"Saya mau berlibur," kata Susi Pudjiastuti di Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta, Rabu (23/10/2019).


Dia tidak ingin menjelaskan lebih jauh ke mana akan berlibur. Sebab jika dia bilang, khawatir awak media akan mengikutinya. 


"Ya rahasia dong nanti kalian ngikutin lagi ah," selorohnya. 


Adapun ketika ditanya minatnya untuk bergabung ke partai politik, dia menolak mentah-mentah dan tegaskan kembali bahwa dirinya ingin berlibur.


"Saya mau libur, titik," pungkasnya.


Mendengar hal itu, Susi mengaku senang karena menurutnya Edhy bukan orang asing bagi dirinya dan KKP.


Edhy telah mengetahui program yang dibuat dan kelemahan juga kelebihan dari program tersebut.


Susi Yakin, Edhi akan berhasil menjalankan program KKP di pemerintahan berikutnya.


"Saya yakin Pak Edhy akan berhasil. Pengalamannya jauh lebih banyak di lembaga, dan sebagainya"


"Dan bukan orang baru, beliau kenal KKP dan saya luar dalam," pungkasnya. (*)

Category