Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Saudi Ditutup, Puluhan Jamaah Umrah Palembang Balik Lagi


Afrika & Timur Tengah

Saudi Ditutup, Puluhan Jamaah Umrah Palembang Balik Lagi

28 Feb 168 Views
IMG
Calon jamaah umrah asal Palembang, pulang balik lagi. Foto: JPNN

Rayapos | Palembang - Kebijakan pemerintah Arab Saudi menutup orang luar masuk, mulai berdampak. Puluhan calon jamaah umrah asal Palembang, balik pulang lagi setelah pesawat mereka transit di Malaysia.

Saudi menutup negaranya dari orang luar, sebagai antisipasi penyebaran virus corona yang kini sudah merajalela.

"Kami keberangkatan Palembang. Transit di Malaysia kemarin untuk umroh. Sesampai di Malaysia kami dapat informasi, Arab Saudi tidak menerima kunjungan lagi," kata calon jemaah, Joni Pedial, ketika ditemui di Bandara Palembang, Jumat (28/2/2020).

Dikatakan Joni, mereka berencana terbang ke Madinah dari Malaysia malam tadi. 

Namun penerbangan batal karena hingga pukul 11.00 waktu setempat tidak mendapatkan kepastian bisa masuk ke Madinah.

"Sampai jam 11.00 kemarin informasi, bahwa Saudi masih tidak menerima kunjungan dari negara di luar Arab Saudi, sudah batal. Kami semua nginap di Malaysia satu malam, semuanya ditanggung pihak travel," imbuh Joni yang diketahui berasal dari Lampung.

Tidak banyak yang disampaikan Joni dan calon jemaah lain. Mereka hanya pasrah dan kini menunggu jadwal ulang dari pihak travel yang memberangkatkan.

"Ini semua adalah cobaan, semua ini ada berkahnya dan Allah punya rencana baik. Tak ada yang dapat disalahkan," katanya.

Sementara pemilik Travel Bilal Tour, Bilal Tribudi, menyebut jemaahnya berangkat pada Kamis (27/2/2020) dengan maskapai Air Asia. 

Mereka transit di Malaysia dan telah dijadwalkan terbang ke Jeddah.

"Jumlah jamaahnya ada 23, itu dua orang dari Palembang, lima orang dari Lampung dan sisanya dari kota Prabumulih. Rute kita seharusnya dari Palembang-Kuala Lumpur-Jeddah," kata Bilal.

Bilal mengatakan, mereka transit di Kuala Lumpur untuk menunggu kepastian. 

Namun hingga jadwal keberangkatan belum ada informasi jemaah dapat masuk ke Madinah.

"Itu hanya transit dan itu diizinkan kemarin. Jadi karena ini umroh plus Kairo, dari Jeddah kita langsung ke Kairo. Memakan waktu 2 jam, hanya saja kami begitu di Kairo 3 hari tidak ada jaminan untuk masuk ke Jeddah," katanya.

Mengingat tidak ada jaminan bisa masuk ke Jeddah 3 hari kemudian, rombongan akhirnya memutuskan kembali dan batal ke Tanah Suci.

"Tidak ada yang berani dan akhirnya Saudi Airline membatalkan. Semua penerbangan dari pagi sampai malam di Kuala Lumpur tidak ada penerbangan sama sekali, batal semua," katanya.

"Ke depan kami akan menjadwalkan ulang jamaah, karena apa yang kami lakukan ini rasanya yang terbaik untuk jamaah. Untuk tiket kami reschedule bukan di-refund dan dengan pesawat yang sama, hotel sudah terbayar, visa juga melalui provider dapat diperpanjang 1 bulan kita bisa perpanjang karena semua ini di luar kekuasaan kami," tutup Bilal. (*)

Category