Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Kata Dokter, Ini Sabun Anti Covid-19


Peristiwa

Kata Dokter, Ini Sabun Anti Covid-19

08 Apr 148 Views
IMG
Cuci tangan. Foto: Antara

Rayapos | Jakarta - Sabun kini jadi barang favorit. Tapi, sabun yang bagaimana yang bisa menangkal Covid-19? Berikut kata dokter:


Pertanyaan itu diajukan pemirsa Kompas TV pada Selasa (7/4/2020) pagi dengan pembicara, dokter spesialis paru, dr Jaka Pradipta.


Dokter Jaka menjawab, bahwa anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut bahwa tak perlu cairan disinfektan untuk membunuh Virus Corona.


Sabun jenis apa pun bisa digunakan untuk membunuh virus yang masih tergolong baru tersebut.


"Jadi WHO juga menyatakan, bahwa tidak perlu disinfektan untuk membunuh virus ini," ujar dokter Jaka.


Bahkan, sabun bayi disebut dapat pula membunuh Covid-19..


"Sabun jenis apa pun bisa meskipun sabun untuk bayi yang memang kadarnya mungkin tidak sekuat sabun-sabun yang biasa tapi seharusnya itu cukup," lanjutnya.


Namun, ia menegaskan bahwa cuci tangan saja tidak cukup.


Agar terhindari Virus Corona, setiap orang harus bisa menaikkan imunitas tubuh.


"Jadi bukan hanya sabun, tetapi daya tahan tubuh kita perlu dinaikkan," katanya.


Meningkatkan daya tahan tubuh bisa dengan cara makan-makanan bergizi.


Selain itu menggunakan masker juga penting untuk menghindari Covid-19.


"Makan-makanan bergizi dan memakai masker saat keluar rumah, itu sangat membantu kita," kata dokter Jaka.


Dokter Jaka menambahkan bahwa Perilaku Hidup Bersih dan Sehat tak hanya bisa menangkal Virus Corona, namun juga menangkal penyakit lain.


"Bukan hanya Corona, kalau kita PHBS itu jalan semua, penyakit akan turun semua, kita harapkan itu," imbuhnya.


Virus Corona diketahui bisa menyerang siapa saja.


Namun, orang-orang usia lanjut serta orang yang memiliki penyakit bawaan termasuk kanker rentan terhadap Virus Corona


Di acara itu, dokter Fariz menjelaskan, bahwa untuk memerangi Virus Corona faktor imunitas sangat penting.


"Jadi kami memang sepakat bahwa faktor menjaga daya tahan tubuh merupakan aspek yang penting untuk menghadapi risiko infeksi virus ini," ujar dokter Fariz.


Ia menjelaskan, hal yang menjadi perhatian untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah nutrisi dalam tubuh.


Dokter Fariz mengimbau agar bisa menjaga kebutuhan lemak, karbohidrat dan protein.


"Beberapa anjuran yang bisa dipertimbangkan tentu saja yang pertama adalah faktor nutrisi."


"Jadi kita harus memastikan cukupnya dan proporsional makronutrient berupa lemak, karbonhidrat dan protein," ujarnya.


Selain itu, Vitamin C juga menjadi komponen penting untuk menghindari Covid-19.


"Dan kemudian kita juga mempertimbangkan mikronutrient dan beberapa nutrien memang berhubungan terhadap infeksi Virus misalnya vitamin C," tegasnya.


Lalu, ia menjelaskan bahwa untuk memerangi virus memang diperlukan angka kecukupan gizi yang lebih banyak dari biasanya.


"Meskipun angka kecukupan gizi itu 60 atau 90 miligram tapi untuk perlawanan terhadap virus biasanya kita bisa sampai dua ribu miligram."


"Itu yang kemudian juga harus ada zink, selenium, kemudian omega 3, vitamin D3, dan yang kebutuhan 2 kali 1000 atau 3 kali seribu," jelas dia.


Kemudian, tak lupa dokter Fariz memperingatkan untuk tetap menerapkan jarak sosial dan tak lupa mencuci tangan untuk menghindari Virus Corona.


"Dan kemudian membiasakan diri untuk berjemur, sosial distancing, cuci tangan," ucapnya. (*)

Category