Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Berita Cepat dan Akurat
Angka Kematian COVID-19 Indonesia Tertinggi Kedua di Asia


Peristiwa

Angka Kematian COVID-19 Indonesia Tertinggi Kedua di Asia

by. Djono W. Oesman- 04 Apr 45 Views
IMG
Pemakaman korban COVID-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU), Jakarta, Selasa (31/3/2020). Foto: Reuters/Willy Kurniawan

Rayapos | Jakarta - Jubir penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengumumkan, ada 1.986 kasus positif Covid-19 di Indonesia sampai Jumat (3/4/2020). Artinya, bertambah 196 kasus banding hari sebelumnya yang 1.790 kasus. 

Jumlah tewas 181 orang di Indonesia, saat jumlah orang terinfeksi masih di bawah 2.000 kasus. 

Ini mengungguli Korea Selatan dengan 10.062 kasus terjangkit dengan 174 kematian yang dilaporkan. 

Maka, Indonesia dinobatkan sebagai negara Asia kedua dengan case fatality rate tertinggi, setelah China.

Angka kematian akibat COVID-19 di Indonesia kini berada di atas 9 persen. 

Kebijakan mengunci wilayah selama ancaman wabah masih berlangsung atau lockdown jelas bukan opsi pemerintah. 

Sebab pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar telah dipilih Presiden Jokowi sebagai langkah menekan laju penambahan kasus baru COVID-19 di 

Sebab, kebijakan lockdown tak berpihak pada masyarakat menengah bawah.

Selain Filipina dan India, Indonesia disebut-sebut bakal menjadi episentrum baru wabah virus corona. 

Alasannya selain merupakan negara dengan populasi terpadat keempat di dunia, Nomura Holdings Inch menyebut infrastruktur perawatan kesehatan di Indonesia punya rapor merah. 

Belum lagi, fakta soal tenaga medis yang kekurangan alat pelindung diri (APD) tak bisa terbantahkan. 

Dilansir dari Bloomberg, perusahaan Jepang yang bergerak di sektor finansial itu memprediksi, lonjakan kasus baru virus corona di Indonesia memaksa pemerintah menerapkan lockdown di bulan ini untuk jangka waktu yang lama. 

Mereka menduga jumlah kasus terinfeksi virus corona bisa jadi  jauh lebih tinggi dari yang dilaporkan pemerintah saat ini. 

Dengan kata lain, Nomura meragukan kapasitas tes COVID-19 di Indonesia. 

Pihak Nomura juga mengungkapkan kekhawatiran soal tingginya lonjakan transmisi lokal dari COVID-19 yang dipicu oleh aktivitas mudik masyarakat Indonesia jelang lebaran. 

Apabila ini dibiarkan, besar kemungkinan penyakit menular tersebut juga akan menyebar luas ke daerah-daerah di Indonesia. (*)

Category