Jakarta, NY IMG HI 58° LO 56°
IMG-LOGO
Hantavirus, Virus baru kembali dilaporkan dari Tiongkok.


Asia

Hantavirus, Virus baru kembali dilaporkan dari Tiongkok.

by. Virsen A.K- 25 Mar 3798 Views
IMG
Hantavirus tersebar lewat tikus. Foto: Techtimes

Baru-baru ini seorang pria dilaporkan meninggal di China karena positif hantavirus. Haruskah kita khawatir dengan penemuan virus baru ini.

Di Provinsi Yunnan, seorang pria meninggal dalam perjalanan kembali ke Provinsi Shandong, menurut Global Times, outlet berita China berbahasa inggris.

"Dia dites positif untuk hantavirus. 32 orang lainnya dalam bus diuji," tweeted outlet berita.

Tweet ini dikirim di tengah pandemi yang disebabkan oleh virus corona, dan telah dibagikan lebih dari 19.000 kali.

Hantavirus adalah keluarga virus yang menyebar melalui tikus, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika.

Meskipun negara-negara di seluruh dunia dalam siaga tinggi karena ketidakpastian seputar virus corona, tidak ada indikasi bahwa hantavirus merupakan ancaman kesehatan masyarakat global.

Menurut CDC (Centers for Disease Control), kasus-kasus hantavirus jarang terjadi, dan mereka menyebar sebagai akibat dari kontak yang dekat dengan urin hewan, kotoran atau air liur.

Beberapa jenis tikus di Amerika Serikat dapat membawa virus, yang ditularkan ketika seseorang menghirup udara yang terkontaminasi.

"Hantavirus yang menyebabkan penyakit pada manusia di Amerika Serikat tidak dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain," kata CDC di situs webnya. Kasus langka di Chili dan Argentina yang terjadi penularan dari orang ke orang ketika seseorang berada dekat dan terjadi kontak dengan seseorang yang terpapar sejenis hantavirus yang disebut virus Andes, kata CDC.

Di AS, virus dapat menyebabkan sindrom paru hantavirus, penyakit pernapasan parah yang bisa berakibat fatal. Gejalanya meliputi kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, pusing, kedinginan, dan masalah perut. Batuk dan sesak napas dapat terjadi kemudian pada penyakit karena paru-paru dipenuhi cairan, menurut CDC.

Demam berdarah dengan sindrom ginjal, sebagian besar ditemukan di Eropa dan Asia, juga dapat terjadi, yang menyebabkan rasa sakit, demam, kedinginan, mual, dan penglihatan kabur, lanjut CDC. Gejala yang lebih serius termasuk gagal ginjal akut.

Seperti yang dilansir laman USA Today, kasus-kasus di Amerika Serikat biasanya terkonsentrasi di negara-negara barat dan barat daya.

Dari 1993 hingga 2017, hanya ada 728 kasus hantavirus yang dikonfirmasi di Amerika Serikat, dan sebagian besar tidak fatal, menurut data CDC. Sebagai perbandingan, sejak akhir Januari, ketika kasus virus corona pertama yang diketahui telah diidentifikasi di A.S., ada 46.805 kasus virus corona yang dikonfirmasi secara nasional, menurut pelacak Universitas Johns Hopkins.

Pada Mei 1993, wabah hantavirus terjadi di daerah antara Arizona, New Mexico, Colorado dan Utah. Wabah 2012 di Yosemite membuat 10 orang sakit. Di tujuh negara, 17 orang terinfeksi dalam wabah 2017.