Telkomsel perluas jaringan 4G sampai perbatasan Indonesia-Timor Leste

Telkomsel semakin gencar membangun akses jaringan 4G LTE hingga ke seluruh pelosok Tanah Air termasuk Atambua Ibu Kota Kabupaten Belu yang berbatasan langsung daerah Timor Leste. (Foto: CHIP.co.id)

@Rayapos.com | Kupang: Telkomsel semakin gencar membangun akses jaringan 4G LTE hingga ke seluruh pelosok Tanah Air termasuk Atambua Ibu Kota Kabupaten Belu yang berbatasan langsung daerah Timor Leste.

“Saat ini layanan 4G Telkomsel sudah mencakup Kabupaten Belu, Atambua yang menjadi perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste,” kata Executive Vice President Area Jawa-Bali Ririn Widaryani, di Kupang, Senin.

Ia juga mengatakan secara nasional layanan 4G Telkomsel kini bisa dinikmati di 199 IKK yang tersebar di Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Perluasan jaringan 4G di IKK ini menjadi komitmen Telkomsel yang ingin menghadirkan layanan 4G dengan jangkauan yang lebih luas tetap dengan kualitas yang baik,” katanya.

Pembangunan ini tak hanya selesai sampai di sini. Ke depannya, seluruh IKK se-Indonesia yang berjumlah lebih dari 500 IKK akan dapat menikmati layanan internet super cepat ini.

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) juga menargetkan pada tahun 2017 seluruh wilayah Kupang sudah mendapatkan jaringan telkomsel berbasis 4G, kata General Manejer PT Telkom wilayah NTT Ismono Adi Jatmiko.

“Memang saat ini penyebaran 4G LTE belum terlalu luas. Hanya ada di wilayah perkotaan saja, tetapi tahun ini sudah ditargetkan semua Kupang akan gunakan 4G dan untuk 3G akan dihapus,” katanya.

Ia mengatakan arah dari Telkomsel 2017 ini adalah memperbanyak jaringan 4G tidak hanya di kota Kupang saja tetapi juga untuk seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.

Saat ini penggunaan jaringan 4G sendiri saat ini untuk wilayah NTT tidak hanya di Kupang saja, dan Atambua saja tetapi juga telah sampai ke pulau Alor khususnya di kota Kalabahi.

“Kita ingin agar nantinya seluruh wilayah NTT bisa mendapatkan jaringan 4G LTE sehingga komunikasipun semakin lancar,” tambahnya.

Saat ini Telkomsel telah menyediakan 1.900 BTS (Base Transceiver Station) yang tersebar di seluruh wilayah NTT, termasuk juga BTS untuk jaringan 3G dan 4G LTE.

Menurut dia, jumlah pengguna layanan telkomsel di NTT sebanyak 1,3 juta pelanggan yang tersebar di wilayah Kota Kupang dan sekitarnya, sehingga telkomsel tetap berkomitmen untuk melakukan ekspansi pelayanan jaringan.

“Sebagaian besar pengguna telkomsel adalah konsumen aktif yang menggunakan data paket atau internet, hingga kami perlu memenuhi layanan yang lebih berkualitas,” ujarnya.

Sedangkan Vice President ICT Management Area Jawa Bali Ali Imran terpisah mengatkaan hingga saat ini Telkomsel mencatat sudah ada 47,5 juta pelanggannya yang bermukim di kawasan Jawa, Bali, dan Nusa. Dari total 47,5 juta pelanggan tadi, 25 juta di antaranya sudah berlangganan data.

“Kalau diperhatikan, masyarakat di sini sudah mulai gencar menggunakan layanan data. Dalam kurun waktu setahun, penggunaan layanan data Telkomsel di wilayah ini meningkat 91 persen, di mana pelanggan paling sering menggunakan layanan data untuk beraktivitas di media sosial, serta menikmati layanan video, dan bertukar pesan instan,” katanya. [Antara]

BAGIKAN