Polda Metro Jaya akan jadwal ulang pemanggilan Sandiaga Uno

Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Sandiaga Uno (Foto: rayapos.com)

@Rayapos.com | Jakarta: Polda Metro Jaya akan menjadwal ulang pemanggilan  calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno yang hari ini tidak bisa memenuhi panggilan.

Pemanggilan Sandiaga Uno oleh polisi ini terkait  dugaan penggelapan jual beli sebidang tanah yang harganya mencapai Rp7 miliar.

“Iya kalau misalnya tidak hadir hari ini nanti kita jadwal ulang,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono seperti dikutip dari detikcom, Selasa (21/3/2017).

Sebelumnya, Sandiaga Uno menyatakan tidak dapat menghadiri pemanggilan Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penggelapan tanah yang dilaporkan kepadanya, karena berbagai pertimbangan.

“Kenapa saya putusin nggak datang memenuhi panggilan besok, karena jadwalnya sudah penuh sampai tanggal 15 April. Lihat saja begitu banyak orang, kita ditarik kiri-kanan setiap kampanye. Jadi urgensi daripada ini dibandingkan dengan jadwal-jadwal yang lain,” ujar Sandiaga di Posko Anies-Sandi, Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa dini hari (21/3/2017).

Namun demikian.  Argo mengaku  belum mendapat konfirmasi dari pihak Sandi terkait ketidak hadirannya dalam permintaan klarifikasi tersebut.

“Sejauh ini belum mendapat konfirmasi apakah akan hadir atau tidak,” tambahnya.

Ia mengungkap, kehadiran Sandi sangat penting untuk diminta klarifikasi terkait pelaporan RR Fransisca soal dugaan penggelapan tersebut. Sandi sendiri adalah terlapor dalam kasus itu.

Selain Sandi, pelapor juga melaporkan rekannya bernama Andreas. “Ya dia (Sandi) kan sebagai komisaris utama di PT itu, sedangkan Andreas adalah direktur-nya,” ucap Argo.

Menurut Argo, perusahaan Sandi itulah yang membantu menjualkan tanah milik pelapor di kawasan Tangerang Selatan pada tahun 2013 silam. Tanah tersebut laku dengan harga Rp 8 miliar, tetapi uang yang diterima pelapor baru Rp 1 miliar.

BAGIKAN