Ini pertimbangan KPK tidak mau sebutkan nama yang kembalikan uang kasus e-KTP

Wakil Ketua KPK, La Ode M Syarif (foto: Istimewa)

@Rayapos.com | Jakarta: Meskipun terus didesak oleh berbagai pihak agar pihaknya menyebutkan nama-nama 14 orang yang katanya telah mengembalikan uang proyek pengadaan e-KTP tersebut. KPK tetap tidak bergeming.

Menurut Wakil Ketua KPK, La Ode M Syarif ada beberapa pertimbangan sehingga nama ke 14 orang tersebut tidak akan pernah disebutkan.

“Yang mengembalikan uang sengaja namanya tidak disebutkan dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto. Ada beberapa pertimbangan kenapa nama yang mengembalikan uang proyek itu tidak disebutkan,” terang La Ode saat diskusi di UC UGM, Senin (20/3).

Dijelaskannya pertimbangan pertama adalah, bila disebutkan namanya maka akan berbahaya bagi orang atau korporasi tersebut. Keselamatannya harus dilindungi, apalagi jika menyangkut perorangan.

Selain itu juga, nama tersebut bisa menjadi tersangka atau terdakwa yang bekerjasama atau justice kolaborator.

“Menjadi justice kolaborator tidak mudah namun yang jelas KPK memiliki harapan agar tersangka atau terdakwa ini dapat diringankan hukumannya. Namun semua keputusannya ada di pihak hakim mau mengabulkan atau tidak,” jelasnya.

Ditambahkan juga, selain pertimbangan diatas, KPK juga tidak akan mengungkapkan semua strategi,  kecuali di persidangan.

“Yang jelas, yang mengembalikan uang sengaja tidak disebutkan namanya. Di dalam menyelidiki ada yang mau bekerja sama dan ada yang tidak bekerja sama. Biasanya yang bekerja sama inilah yang memberikan penjelasan lebih banyak. Tapi ingat yang mengembalikan uang pun tidak menghilangkan tanggung jawab pidananya,” pungkasnya.

BAGIKAN