Pengin tayang di televisi, ‘Ahok Show’ terganjal aturan

rayapos.com - Ahok Show
Ahok Show (FOTO: @basuki_btp)

@Rayapos.com | Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta melarang ‘ Ahok Show ’ tayang di stasiun televisi. Pasalnya, kampanye melalui media massa cetak dan elektronik baru dimulai tanggal April sampai 15 April mendatang.

Menurut Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti,  sesuai Pasal 68 ayat 3 Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2016 tentang Kampanye Pilkada, pasangan calon, tim kampanye, maupun parpol pengusung dilarang memasang iklan kampanye di media massa, diluar jadwal yang telah ditentukan.

“Kampanye melalui media massa cetak maupun elektronik dimulai 9 April sampai dengan 15 April, difasilitasi KPU DKI Jakarta,” ucap Mimah.

Meski demikian,  Bawaslu tidak melarang  calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menggelar acara bernama “Ahok Show” pada masa kampanye putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017, sepanjang  tayangan secara ‘Live’ itu dilakukan di  media sosial yang telah  didaftarkan  resmi ke KPU DKI Jakarta.

“Itu di akun-akun media sosial yang telah didaftarkan kepada KPU DKI Jakarta kan,” ujar Mimah kepada Kompas.com, Senin (20/3/2017).

Jika masih ada akun media sosial yang belum didaftarkan dan digunakan untuk kampanye, Mimah meminta akun tersebut didaftarkan secara resmi ke KPU DKI Jakarta.

“Akunnya didaftarkan aja ke KPU DKI, toh memang ini masa kampanye. Kan di sana ada visi, misi, dan programnya, bahkan ada informasi lainnya yang ingin disampaikan,” kata dia.

Sebelumya,   Ahok mengatakan tertarik untuk menayangkan program ‘Ahok Show’ di stasiun televisi.

“Ahok Show” merupakan sebuah acara berdurasi satu jam yang menghadirkan Ahok sebagai host. Acara tersebut mulai perdana tayang pada Jumat (17/3/2017) malam.

Acara “Ahok Show” ditayangkan secara langsung di tiap akun media sosial milik Ahok, seperti Facebook, Instagram, dan Youtube.

Dalam acara tersebut, Ahok akan mengundang narasumber dari sejumlah kalangan, termasuk anak muda yang berpengaruh terhadap pembangunan Jakarta.

 

BAGIKAN