Lima zat pembunuh dalam sebatang rokok

rayapos.com - Rokok
Lima zat pembunuh dalam sebatang rokok (Foto:Rayapos/Raysah Amanda)

@Rayapos.com | Jakarta: Meski merokok itu berdampak negatif bagi kesehatan, tetapi ancaman itu tidak menjadi sesuatu hal yang ditakutkan oleh pecandu rokok. Seolah menjadi budaya dalam kehidupan masyarakat, rokok pasti ditemui dalam aktivitas keseharian kita, baik di lingkungan kerja, keluarga, jalanan umum, pusat perbelanjaan, restoran, bahkan dalam lingkungan sekolah.

Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan. Hal ini tidak lepas dari zat yang terkandung di dalamnya. Sebatang rokok mengandung lebih dari 3.000 macam zat kimia. Ratusan di antaranya zat beracun dan sekitar 70 bahan di dalamnya bersifat kanker.

Berikut lima zat berbahaya dalam rokok yang perlu anda ketahui:

1.Karbon Monoksida

Zat ini dihasilkan dari proses pembakaran, biasanya ditemukan pada asap knalpot mobil. Ketika masuk ke dalam tubuh, karbon monoksida akan dibawa oleh hemoglobin ke dalam otot-otot tubuh. Satu molekul hemoglobin dapat membawa empat molekul oksigen dan melepaskan ikatan hemoglobin dengan oksigen, akibatnya seseorang akan kekurangan oksigen dan akan cepat merasa lelah.

2.Nikotin

Nikotin adalah cairan berminyak yang tidak berwarna yang mengganggu system syaraf simpatis. Selain menyebabkan ketagihan, zat ini menyebabkan seseorang tidak akan merasa lapar karena menghisap rokok. Nikotin mengganggu kerja saraf, otak, dan banyak bagian tubuh lainnya. Nikotin juga menyebabkan terjadinya penggumpalan darah yang berakibat meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

3.Tar

Di dalam setiap paru-paru manusia terdapat rambut kecil yang melapisinya yang berfungsi untuk membersihkan kuman dari dalam paru-paru. Ketika merokok, kandungan tar yang merupakan bahan baku aspal yang terkandung dalam rokok akan ikut terhisap dan mengendap di paru-paru dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru. Zat ini juga menyebabkan kanker.

4.Gas Oksidan

Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaannya pada tubuh lebih meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung akibat penggumpalan darah.

5.Benzene

Benzene biasanya ditemukan dalam produksi karet. Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik dan menyebabkan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.

 

Bahaya rokok juga dipaparkan dalam setiap bungkusan rokok. Namun para perokok tetap saja tidak bisa menghentikan kebiasaan buruk mengisap rokok karena merasa kesehatannya masih baik-baik saja.

Perlu diketahui, zat-zat berbahaya dalam sebatang rokok dapat bertahan sampai beberapa jam lamanya dalam ruangan bahkan setelah rokok dimatikan.

Merokok sama saja seperti menabung racun pada tubuh yang akibatnya meningkatkan risiko menderita berbagai penyakit pada masa tua. Tidak hanya si perokok saja, namun orang-orang di sekitar pun akan merasakan efeknya karena menghirup asap rokok yang beracun.

BAGIKAN