Gizi buruk, 2 bayi terima perawatan intensif di RSUD Bula

@Rayapos.com | Ambon: Majuna Sehwaky (10 bulan) dan Rasya Warhanga (11 bulan), merupakan dua bayi yang saat ini sementara dirawat intensif di RSUD Kota Bula. Keduanya ditemukan menderita gizi buruk.

Dalam operasi kesehatan yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) bersama Bank Mandiri Syariah cabang SBT, pekan kemarin.

Saat dikonfirmasi wartawan dari Ambon, Selasa (21/3), Dokter Anak di RSUD Bula, Rina Kartika, membenarkan infoirmasi tersebut.

”Hasil operasi kesehatan yang dilakukan sejak pekan lalu di dua kecamatan di SBT yakni Gorom dan Gorom Timur mengindikasikan sejumlah anak menderita gizi buruk, dua bayi di antaranya positif,” ujarnya.

Jenis penyakit gizi buruk yang diderita kedua bayi tersebut yakni marasmut atau kekurangan karbohidrat, sehingga harus dirawat secara intensif di rumah sakit.

”Dari temuan penderita gizi buruk di dua kecamatan di SBT, tetapi kami menduga masih banyak penderita yang tersebar di sejumlah kecamatan di SBT,” jelasnya.

Pihaknya berharap kedepan akan dilakukan operasi kesehatan secara merata di seluruh kecamatan di SBT, sehingga seluruh wilayah terbebas dari kasus gizi buruk,” tandasnya

Kesempatan berbeda, pihak keluarga bayi penderita, Hatima Warhanga, membenarkan bayinya mengalami gizi yang buruk sejak usia 3 bulan.

Menurutnya, pihaknya telah melaporkan ke Puskesmas Kataloka, tapi tidak mendapatkan tanggapan serius.

Meskipin sering melakukan pemeriksaan rutin kondisi Rasya serta menerima imunisasi oleh pihak puskesmas, tegasnya, namun sang bayi belum pernah ditindaklanjuti menerima pemeriksaan secara intensif.

Pihaknya sangat berterima kasih dan mensyukuri adanya pemeriksaan intensif dan tindaklanjut dari pemerintah kepada kedua bayi dimaksud.

Bahlan, tambahnya, saat ini kondisi kedua bayi tersebut semakin membaik, dan sudah mengalami kenaikan berat badan.

”Kondisi kedua bayi tersebut diketahui mengalami gizi buruk setelah diperiksa oleh tim dokter yang melakukan operasi kesehatan sejak pekan lalu, kemudian dirujuk ke RSUD Bula,” pungkasnya.

BAGIKAN