Dampak Negatif Dari Kebiasaan Buruk Membuang Sampah Sembarangan

Foto: Rayapos.com

@Rayapos | Manado: Lingkungan merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat besar artinya bagi makhluk hidup. Lingkungan merupakan karunia Tuhan yang tidak ternilai. Tanpa adanya lingkungan maka tidak akan ada kehidupan. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan sebaik-baiknya.

Kebersihan merupakan sebagian dari iman, itulah slogan yang sering kita dengar selama ini maka dari itu kita harus selalu menjaga kebersihan dimana saja kita berada.

Kebersihan juga penting bagi kesehatan kita, karena di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kebersihan adalah keadaan bebas dari kotoran termasuk diantaranya debu, sampah dan bau. Akan tetapi pada kesempatan ini saya lebih tekankan pada permasalahan samapah yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Sampah bukanlah hal yang baru bagi kita, Jika kita mendengar kata ini pasti terlintas dibenak kita sampah adalah semacam kotoran, setumpuk limbah, sekumpulan berbagai macam benda yang telah dibuang ataupun sejenisnya yang menimbulkan bau busuk yang menyengat hidung. Dengan kata lain sampah dapat diartikan sebagai material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses yang cenderung merusak lingkungan di sekitarnya. Sampah merupakan salah satu dari sekian banyak masalah sosial yang dihadapi masyarakat. Masyarakat kota ataupun daerah yang padat pendududuknya pasti menghasilkan sampah yang begitu banyak

Sebagian pandangani masyarakat, sampah bukanlah masalah, padahal pemahaman inilah yang sangat mengkhwatirkan.

Sampah merupakan masalah yang paling besar bagi lingkungan sekitar kita. Apakah lingkungan Anda sudah bersih dari sampah?

Coba bayangkan jika sampah terus menerus dibuang, berserakan di tengah jalan. Dibuang di sungai, laut atau selokoan air rumah Anda. Berikut ini akibat yang timbul jika kita membuang sampah sembarangan:

Menimbulkan bau Busuk (pencemaran udara).  Di tempat umum seperti taman, jalan dan tempat rekreasi, sampah yang berserakan, jelas berpengaruh ketika orang sedang beristirahat sambil menikmati alam. Hal ini diakibatkan bau yang timbul dari sampah tersebut.

Dapat Menyebabkan Banjir. Sampah yang setiap harinya kita buang di sungai dan selokan, walaupun hanya sedikit, tapi lama kelamaan akan menumpuk dan mengakibatkan penumpukan di gorong-gorong dan bendungan sungai. Pada gilirannya, penumpukan yang terjadi akan menghambat aliran sungai dan mengakibatkan air sungai meluap. Alhasil terjadilah banjir.

Menimbulkan Penyakit.
Sampah yang menumpuk tanpa ada tindakan selanjutnya, akan mengalami pembusukan dan menjadi sarang nyamuk untuk bertelur, sehingga yang dirugikan masyarakat itu sendiri. Penyakit yang ditimbulkan yaitu demam berdarah, gangguan pernapasan, gatal-gatal dll.

Dapat mencemari Air (Sungai dan Laut).
Sampah yang dibuang di sungai selain mengakibatkan banjir, juga mengakibatkan pencemaran air, baik dari warna, bau dan rasa dari air tersebut. Adapun sampah yang dibuang ke laut ini dampaknya sangat besar dan sangat merugikan bagi masyarakat, antara lain:

* Mencemari air laut
* Mengganggu ekosistem laut
* Pantai yang bersih dan terlihat indah akan menjadi kotor akibat sampah tersebut

Penyebab sampah sulit dikelola.
Berbagai hal yang dapat menjadikan sampah sulit untuk dikelola dengan baik yakni:

* Pesatnya perkembangan teknologi, lebih cepat dari kemampuan masyarakat untuk mengelola dan memahami masalah persampahan.
* Meningkatnya tingkat hidup masyarakat yang tidak disertai dengan keselarasan pengetahuan tentang persampahan.
* Meningkatnya biaya operasi, pengelolaan dan konstruksi di segala bidang termasuk bidang persampahan.
* Kebiasaan pengelolaan sampah yang tidak efisien, tidak benar, menimbulkan pencemaran air, udara dan tanah, sehingga juga memperbanyak populasi vector pembawa penyakit seperti lalat dan tikus

* Kegagalan dalam daur ulang maupun pemanfaatan kembali barang bekas juga ketidakmampuan masyarakat dalam memelihara barangnya sehingga cepat rusak, ataupun produk manufaktur yang sangat rendah mutunya, sehingga cepat menjadi sampah.

* Semakin sulitnya mendapatkan lahan sebagai Tempat Tembuangan Akhir (TPA) sampah, selain tanah serta formasi tanah yang tidak cocok bagi pembuangan

Semoga bermanfaat.  [La Diman]

BAGIKAN